Warga Mbay Senang Ada Keringanan dan Pembebasan Denda Pajak Selama Tiga Bulan

Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat, mengeluarkan Peraturan Gubernur nomor 63 tahun 2019 tentang pemberian keringanan dan pembebasan pajak

Warga Mbay Senang Ada Keringanan dan Pembebasan Denda Pajak Selama Tiga Bulan
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
KANTOR SAMSAT MBAY - Suasana pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Mbay, Senin (19/2/2018). 

Warga Mbay Senang Ada Keringanan dan Pembebasan Denda Pajak Selama Tiga Bulan

Laporan Repoter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY- Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat, mengeluarkan Peraturan Gubernur nomor 63 tahun 2019 tentang pemberian keringanan dan pembebasan pajak untuk masyarakat NTT.

Pergub kekeringan dan pembebasan denda pajak tersebut sudah berlaku sejak, Kamis (1/8/2019) hingga 31 Oktober 2019.

Pergub tersebut mendapat respon yang positif dari masyarakat, pasalnya masyarakat menilai bahwa kebijakan tersebut meringankan beban pajak dan lainnya soal kendaraan bermotor.

Warga Mbay, Timotius Rani (29) mengaku senang jika Pergub tersebut diterapkan di Nagekeo meskipun hanya tiga bulan.

Timotius mengaku segala denda yang dibebankan dengan sendirinya hapus dan warga tentu bangga atas kebijakan Gubernur lewat Pergub yang mulai berlaku mulai Kamis (1/8/2019).

Direktur PT Angkasa Pura II Ditangkap KPK, Begini Komentar Dewandono Prasetyo Nugroho

"Saya punya plat BG. Akhirnya saya mutasi ke plat EB daerah Flores.
Saya senang karena ada kebijakan seperti ini. Meringankan beban masyarakat," Timotius, kepada POS-KUPANG.COM di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Wilayah Kabupaten Nagekeo di Jalan Jenderal Soeharto Kelurahan Danga Kota Mbay, Kamis (1/8/2019).

Timotius berharap agar Pemerintah selalu memperhatikan masyarakat soal pajak kendaraan bermotor. Karena kadang bukan masyarakat tidak mau bayar tapi karena memang orang malas datang ke kantor pelayanan.

"Kalau ada kebijakan ini pasti mereka mau urus. Semoga masyarakat mau datang kesini dan urus sudah pajak yang mati. Karena dendanya dihapus dan bea balik nama juga gratis," ujarnya.

Terungkap Alasan Suami Siti Badriah Krisjiana Baharuddin Unggah Foto Tanpa Busana Istrinya di Kolam

Warga lain, Basilius Wele, mengatakan, kebijakan itu sangat membantu masyarakat dan berharap masyarakat cepat merespon kebijakan yang bagus ini.

"Kita baru tau sekarang. Mungkin banyak masyarakat yang belum tahu. Semoga ini meringankan beban masyarakat," ujar Wele.

Ia mengatakan kebijakan ini membuat masyarakat senang dan tentu akan datang mengurus pajak dan lainnya. Karena pemerintah sudah memberikan keringan dan pembebasan.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved