Warga Kupang Nilai Tax Amnesty Ringankan dan Ingatkan Warga Tertib Bayar Pajak

Pemerintah Provinsi memberlakukan tax amnesty yang tertuang dalam Pergub Nomor: 63 tahun 2019. Keringanan pajak kendaraan bermotor tersebut mulai be

Warga Kupang Nilai Tax Amnesty Ringankan dan Ingatkan Warga Tertib Bayar Pajak
POS KUPANG/MARIA ENOTODA
Warga mengurus pajak kendaraan di kantor Samsat Kupang. 

Warga Kupang Nilai Tax Amnesty Ringankan dan Ingatkan Warga Tertib Bayar Pajak

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG-  Pemerintah Provinsi memberlakukan tax amnesty yang tertuang dalam Pergub Nomor: 63 tahun 2019. Keringanan pajak kendaraan bermotor tersebut mulai berlaku 1 Agustus 2019.

Informasi ini sudah mulai tersebar pada 31 Juli 2019. Masyarakat NTT khususnya kota Kupang menyambut senang dengan adanya kebijakam tersebut.

Misalnya salah satu warga Kelurahan Oesapa, Ruben Hia yang mendengar informasi pembebasan denda tersebut dan hari ini langsung mendatangi Kantoe Samsat untuk mengurus perpanjang STNK.
Menurutnya kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi dalam Pergub ini sangat bagus dan menolong masyarakat.

Namun, katanya, ada satu yang saat ini masih jadi persoalan terkait perpanjangan Angkutan Kota (Angkot-Bemo) dimana berdasarkan peraturan Menteri Perhubungan tahun 2009 dan 2014 bahwa perpanjangan STNK untuk bilamana beberapa Angkot harus berada didalam naungan badan, CV atau PT.

Mulai 1 Agustus Pemprov NTT Berlakukan Keringanan Pajak dan Denda Pajak Kendaraan Bermotor

"Namun bagi kami yang punya pribadi hanya satu bemo saja dari tahun 2001 ini seperti apa? Dulu waktu jaman Pak Gub Lebu Raya ada kebijakan sehingga kami bisa perpanjang STNK untuk Bemo. Tapi sekarang kami ingin perpanjang kembali tidak bisa karena terhalang aturan tadi. Kami minta tolong pak Pak Gubernur, Victor untuk bisa membantu kami lewat kebijakan. Bila ini terjadi ini menjadi kejutan yang luar biasa," tuturnya di Kantor SAMSAT, Kamis (1/8/2019).

Menurutnya semua izin operasional bemo sudah dikantongi hanya saja STNK yang belum diperpanjang dan banyak bemo-bemo yang beraktifitas dengan STNK tersebut. Karena kendala melakukan perpanjangan.

Ia yang telah datang mengurus perpanjangan STNK sejak pagi di loket pelayanan SAMSAT Kupang merasa loket yang tersedia sangat kurang dengan banyak masyarakat yang datang untuk mengurus kelengkapan surat berkendaraan.

"Loket harus diperbanyak dengan penambahan tenaga loket sehingga prosesnya lebih cepat. Apalagi ini mendatangkan PAD. Ini yang menjadi kelemahan," tuturnya.

Kwon Nara Diisukan Pacaran dengan Lee Jong Suk, Lantas APa Tanggapan Agensi

Memanfaatkan Tax Amnesty juga dilakukan oleh warga Kelurahan Pasir Panjang, Arland Warso. Arlan ketika mendengae kabar tersebut langsung mengunjungi Kantor SAMSAT hari ini.

Menurutnya Pergub ini sangat baik untuk meringankan masyarakat dan sebetulnya ini juga mengingatkan masyarakat agar tertib membayar pajak. Walaupun hanya dibayar dendanya tapi pajak pokok tetap dibayar, itu sudah sangat membantu. "Apalagi ada yang sudah lama sekali belum membayar pajaknya," katanya.

Kata Arlad proses pelayanan di Kantor SAMSAT lumayan cepat sesuai dengan keterangan untuk perpanjang STNK dan membayar pajak sekitar 30 menit.

Diharapkan kedepan mungkin petugas haus santun dalam melayani. Karena ada beberpa petugas yang mungkin sudah lelah atau ada masalah raut wajahnya tidak menunjukan empati dalam pelayanan pribadi.

Arland melakukan perpanjangan STNK dengan biaya pajak dan denda selama lima tahun Rp 1.434.000 tapi setelah adanya tax amnesti menjadi Rp 1.116.500. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved