Simak Penjelasannya, Penetapan Bakal Calon Kepala Daerah dari PDIP Dilaksanakan Setelah Kongres  

erhelatan pemilihan kepala daerah langsung akan digelar serentak pada tahun 2020. Sembilan kabupaten di NTT juga dipastikan akan menggelar pilkada ter

Simak Penjelasannya, Penetapan Bakal Calon Kepala Daerah dari PDIP Dilaksanakan Setelah Kongres  
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Ketua DPD PDIP NTT, Emi Nomleni 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Perhelatan pemilihan kepala daerah langsung akan digelar serentak pada tahun 2020. Sembilan kabupaten di NTT juga dipastikan akan menggelar pilkada tersebut.

Sembilan kabupaten  itu terdiri dari Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat, Timor Tengah Utara, Belu dan Malaka.

Sebagai partai pemenang pemilu, PDIP juga juga tengah bersiap untuk menyongsong Perhelatan politik tersebut.

Ketua DPD PDIP NTT Emi Nomleni ketika diwawancarai wartawan usai Konferensi Daerah (Konferda) ke-V PDIP Provinsi Nusa Tenggara yang diselenggarakan di Hotel Neo by Aston Kupang pada Kamis (25/7/2019) sore mengatakan bahwa partainya sebagai partai pelopor mempersiapkan diri untuk menghadapi momentum politik tersebut.

Ini Jumlah ANggaran yang akan Dihabiskan saat Pelantikan 40 Anggota DPRD Kabupaten TTS

Namun terkait dengan penetapan bakal calon dan calon kepala daerah dari partai, ia mengatakan akan ditetapkan sesuai dengan mekanisme partai.

Emi yang menjadi ketua DPD PDIP NTT untuk periode 2019-2012 itu menjelaskan bahwa proses penetapan bakal calon dan calon kepala daerah baru akan dilaksanakan setelah kongres Nasional PDIP di Denpasar Bali pada Agustus mendatang.

"Kami pasti akan berproses, tetapi ini masih ada proses kongres, tentunya mekanisme ini kan berulang saja, tentu ini bukan suatu tugas yang baru, tetapi apa yang sudah dilakukan selama ini di partai," ujar Emi.

Emi menyatakan sebagai partai yang mapan, PDIP sudah memiliki mekanisme tersendiri dan seluruh struktur dan kebijakan partai dijalankan sesuai relnya.

'Partai ini mapan, sudah ada dalam rel dan kita berjalan dalam rel," katanya.

Terkait kesiapan partai, Emi mengatakan bahwa apa yang kita kurang dari yang lalu akan diperbaiki dan apa yang sudah baik akan dipertahankan. Sebagai organisasi pelopor, ia menekankan bahwa tidak ada yang "sesuka hati" bertindak di partai berlambang banteng moncong putih itu.

"Kan karena ini organisasi kader dan pelopor jadi kita tidak datang sesuka hati saja," tegasnya.

Ia mengatakan, partainya tentu mempertimbangkan kader terbaik partai dari setiap kabupaten untuk diusung. Namun tidak serta merta pada pimpinan partai di daerah. Karena mekanismenya akan ditentukan oleh DPP.

"Kader terbaik di tiap kabupaten, tentu iya. Tetapi ada proses proses yang tentunya itu menjadi pertimbangan, bahwa ada banyak kader PDI Perjuangan yang bagus," ujar Emi. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved