Begini Upaya SMAN 1 Nubatukan Pertahankan Kualitas Pendidikan

SMAN 1 Nubatukan yang ada di Kota Lewoleba terus berkembang sebagai salah satu sekolah berkualitas di Kabupaten Lembata.

Begini Upaya SMAN 1 Nubatukan Pertahankan Kualitas Pendidikan
Dokumen Humas SMAN 1 Nubatukan
Suasana sosialisasi PPDB Online kepada para orangtua siswa belum lama ini. 

Begini Upaya SMAN 1 Nubatukan Pertahankan Kualitas Pendidikan

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--SMAN 1 Nubatukan yang ada di Kota Lewoleba terus berkembang sebagai salah satu sekolah berkualitas di Kabupaten Lembata.

Selain serius menyiapkan tenaga pendidik atau guru yang berkompeten, sekolah yang didirikan pada tahun 1984 ini juga tak main-main dalam mendidik para peserta didik.

Nilai-nilai kemanusiaan juga ditanamkan pada semua kesempatan pembelajaran.

Kepala SMAN 1 Nubatukan, Bachtiar Aziz, mengatakan dirinya memang berkomitmen untuk selalu tertib dalam banyak hal. Misalnya saja dalam hal administrasi, guru juga harus punya satu kerangka administrasi mengenai pola mengajar dan perangkat pembelajaran.

"Kita datangkan para narasumber yang berkompeten secara nasional supaya guru-guru juga bisa menaikkan kompetensinya untuk bisa mengajar," jelas Bachtiar di ruang kerjanya, Senin (22/7/2019).

Tenaga pendidik juga harus mengerti dengan perkembangan kurikulum dan kerjasama antar guru. Untuk itu, ada yang disebut Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang bertujuan untuk saling berbagi mengisi kekurangan satu sama lain dalam mata pelajaran.

"Kualitas ini diperhatikan. Sebagai kepala sekolah saya sampaikan itu. Kita omong mutu tapi kalau guru belum bermutu bagaimana kita bisa omong mutu yang lain. Jadi kita jaga di situ," kata Bachtiar yang sudah empat tahun menjabat sebagai kepala sekolah.

Ramalan Zodiak Selasa 23 Juli 2019,Ada Pencemburu Berat Gemini Jangan Lama Kencan Libra Frustasi

Nunung: Saya Ikut-ikutan Saja, Saya Cuma Diajak-ajak Dulu Ya, Simak 5 Fakta Ini

Dalam hal kedisiplinan, guru juga dituntut untuk tertib masuk di kelas sesuai alokasi waktu dalam perencanaan. Guru punya waktu 90 menit untuk satu mata pelajaran di kelas yang dibagi ke dalam tahap awal, isi dan akhir pengajaran.

Keseluruhan tahap ini penting dilewati supaya siswa juga paham isi mata pelajaran yang dibahas.

Proses pembelajaran, lanjut mantan Kepala SMAN 1 Balauring ini, guru juga diminta untuk tertib waktu.

Halaman
123
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved