Sampah Plastik Berserakan di Tembok Belakang Gelora Maumere
Sampah plastik dan bangkai hewan mati berserakan di balik tembok Gelora Samador, Jalan Gelora, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kota Maumere
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Adiana Ahmad
Sampah Plastik Serakan di Tembok Belakang Gelora Maumere
POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Sampah plastik dan bangkai hewan mati berserakan di balik tembok Gelora Samador, Jalan Gelora, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kota Maumere,Pulau Flores.
Sebaran sampah plastik telah berlangsung hampir sebulan lebih, tanpa diurus. Setiap hari, warga domisili di Perumnas dan Jalan Gelora menjadikan halaman terbuka di belakang tembok Gelora membuang sampah.
Pada siang hari ketika angin kencang, sampah plastik bertebarbangan menciptakan pemandangan yang jorok di sisi ruas jalan yang membelah Kompleks SMAN 1 Maumere dan kawasan kuliner malam.
Selain di belakang Gelora Samador, pengamatan POS-KUPANG.COM, Sabtu (20/7/2019) lokasi kali mati sebelah timur perempatan Jalan Lingkar Luar menuju ke Nita dijadikan tempat sampah. Meski sampah dibakar, aroma bau musuk masih tercium di lokasi ini.
Bupati Sikka dan Wakil Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, dan Romanus Woga,diawal pemeritahan tahun 2018 menjanjikan Kota Maumere bebas sampah. Janji itu hanya terlihat pada tiga bulan pemerintahan, setelah itu sampah menjadi pemandangan jamak ditemui di seluruh Kota Maumere. (laporan wartawan pos-kupang.com, eginius mo’a)
• Ubah Sampah Jadi Produk Berharga Ini Yang Dilakukan FST Undana Kupang
• Kejari Sumba Timur Gandeng Pelindo III Gelar Khitanan Massal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sampah-plastik-berserakan-di-belakang-tembok-gelora-samador-kota-maumere-pulau-flores.jpg)