Pemda Manggarai Barat dan Lembata Lakukan Kerjasama Pembangunan Daerah

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Lembata sepakat melakukan kerjasama Pembangunan Daerah untuk memenuhi kebutuhan dan memperoleh manfaat yang

Pemda Manggarai Barat dan Lembata Lakukan Kerjasama Pembangunan Daerah
Foto Humas Pemda Lembata
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Lembata sepakat melakukan kerjasama Pembangunan Daerah 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Lembata sepakat melakukan kerjasama Pembangunan Daerah untuk memenuhi kebutuhan dan memperoleh manfaat yang saling menguntungkan dalam perencanaan Pembangunan Pemerintah Daerah.

Obyek kerjasama mencakup bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Kelautan dan Perikanan, Pertanian, Industri, Perdagangan serta Pembangunan Manusia.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman oleh Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula sebagai pihak pertama dan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur sebagai pihak kedua. Penandatanganan MoU kedua belah pihak berlangsung di ruang Rapat Bupati Manggarai Barat, Senin (15/7/2019)

Turut hadir dari pihak Kabupaten Manggarai Barat antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Martinus Ban, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Yeremias Ontong, Kapala Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Holtikultura serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Sedangkan Kabupaten Lembata yang hadir antara lain Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday, Sekretaris Daerah Lembata Atanasius Aur Amontoda, Wakil Ketua I DPRD Yohanes De Rosari, Wakil Ketua II Paulus Makarius Dolu dan beberapa Anggota DPRD serta Pimpinan OPD Kabupaten Lembata.

Sebagaimana keterangan pers yang diterima, Selasa (16/7/2019), pendandatangan Nota Kesepahaman antara kedua kabupaten ini merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat dalam rapat yang dihadiri para Bupati/Walikota se-NTT pada tanggal 10 Juni lalu.

Dalam rapat tersebut Gubernur VBL mengharapkan antara Kabupaten di NTT harus saling mendukung dalam semua sektor baik Kebudayaan dan Pariwisata, Kelautan dan Perikanan, Pertanian, Industri, Perdagangan serta Pembangunan Manusia. Antara Kabupaten di NTT harus saling memenuhi kebutuhan satu sama lain.

Sebelum pendatanganan MoU, baik Bupati Manggarai Barat maupun Bupati Lembata memaparkan potensi yang dimiliki Kabupaten masing-masing. Sebagai daerah agraris, Manggarai Barat memiliki Produk unggulan pada sektor pertanian dan perkebunan sedangkan sektor pariwisata baru hadir kemudian.

“Sejati potensi unggulan dari dulu Pertanian dan Perkebunan. Dan sektor ini mempunyai kontribusi yang sangat besar bagi kehidupan orang Manggarai pada umumnya dan sekarang baru pariwisata. Dan belakangan sektor pariwisata ini ternyata semakin unggul dengan kekayaan-kekayaan alam yang ciptakan Tuhan. Dan sebagai warga Manggarai Barat, kami tentu bersyukur atas anugerah yang sangat menakjubkan ini,” papar Bupati Gusti Dula.

Sementara itu Bupati Lembata menyampaikan saat ini pihaknya sementara melakukan pengembangan Destinasi atau daya tarik wisata yang potensial, penguatan SDM, percepatan pembangunan inftastruktur sebagai Aksesibilitas dan daya saing. Upaya tersebut difokuskan pada daerah yang potensial sebagai daya tarik wisata. Pada saat yang sama juga dilakukan Promosi yang semuanya berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

Keterangan Foto/Dokumentasi Kominfo Lembata/Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Lembata sepakat melakukan kerjasama Pembangunan Daerah untuk memenuhi kebutuhan dan memperoleh manfaat yang saling menguntungkan dalam perencanaan Pembangunan Pemerintah Daerah. Obyek kerjasama mencakup bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Kelautan dan Perikanan, Pertanian, Industri, Perdagangan serta Pembangunan Manusia. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved