Bupati Sikka Temui Ketua DPC PDIP Sikka

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, Senin (15/7/2019) siang menemui Ketua DPC PDIP Sikka, Drs. Aleksander Longginus

Bupati   Sikka Temui Ketua  DPC  PDIP  Sikka
POS-KUPANG.COM/ Eginius Moa
Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, Senin (15/7/2019) siang menemui Ketua DPC PDIP Sikka, Drs. Aleksander Longginus 

Bupati   Sikka Temui Ketua  DPC  PDIP  Sikka

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Bupati  Sikka, Fransiskus  Roberto  Diogo, Senin   (15/7/2019) siang menemui  Ketua  DPC  PDIP  Sikka, Drs. Aleksander Longginus di  kediamanya,  di    Kelurahan  Kota Uneng, Kota Maumere. 

Dalam  pertemuan itu Roby, sapaan  Fransiskus  Roberto mendapatkan  banyak  masukkan  pencalonan  seseorang  menjadi  Ketua  DPC  PDIP  Sikka, selain mendiskusikan masalah  pembangunan.

“Kami   baru selesai  bertemu sekitar  satu  jam   yang lalu. Kemarin, Pak  Roby   telpon  saya.  Hanya  nomor  asing, saya juga tidak  angkat, Tadi  padi dia telphon,  katanya nomornya. Dia mau  datang  bertemu. Saya  minta  ke  rumah saja,” kata Aleks.

Aleks  menyarankan   Roby  datang sendiri  tak perlu membawa  keluarga  atau tim sukses, sehingga mereka  lebih bebas dan terbuka diskusi.

Aleks  mengakui pertemuan  Roby dengan dirinya sudah   berlangsung beberapa kali. Ketika  perayaan  Natal, 25  Desember 2019,  Roby menemui di rumahnya.

“Setelah Pilkada, kami  sudah beberapa  kali  bertemu. Tadi  kami  bicarakan  pencalonannya  menjadi  Ketua   DPC  PDIP. Saya sarankan   pak   bupati  supaya konsentrasi membangun  daerah saja.  Biarlah kami  saya mengurus  partai. Kader partai  masih banyak,”  kata Aleks,  kepada  POS-KUPANG.COM, Senin  siang.

Romo Amance Sambut Murid Baru SMPK St. Yoseph Naikoten dengan Pantun

Aleks  mengatakan,  ketika  ada orang luar  yang bukan kader memimpin   PDIP   membuat  mereka tidak dihargai. Memimpin  PDIP  tidak  semuda  dibayangkan oleh orang yang berada di luar partai.

Ia  menegaskan, PDIP  adalah partai  idiologi dan kader.  Tidak  serta merta  orang yang berada di luar  bisa  dengan  gampang memimpin partai   ini.

Di luar partai banyak  kader yang punya pendidikan  bagus  dan  cerdas  intelektualnya,  namun PDIP  tak  hanya  butuh  kader   orang cerdas, tetapi  loyal dan setia. Syarat loyal  dan setia, kata Aleks  pernah didiskusikanya dengan Ketua  Umum PDIP, Megawati  Soekarno Putri,dalam  Konggres  Semarang   disetujui Megawati.

Halaman
12
Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved