Kajari Maumere Beri Peringatan ke Kades di Sikka Soal Pemanfaatan Dana Desa

Kepala Kejaksaan Maumere, Azman Tanjung, S.H memberikan peringatan kepada para kepala desa di Maumere tentang pemanfaatan dana desa

Kajari  Maumere Beri Peringatan ke Kades di  Sikka Soal Pemanfaatan Dana Desa
POS KUPANG/EUGINIUS MO'A
epala Kejaksaan Negri Maumere, Azman Tanjung, S,H (tengah) dan Kepala Dinas PMD Sikka, Robertus Ray (kiri) dalam kegiatan pelatihan aparatur pemerintah desa dan pengelolaan keuangan desa berbasis sistim aplikasi Siskeudes, Kamis (1172019) di Hotel Wailiti. 

Kejari  Maumere Beri Peringatan ke Kades di  Sikka Soal Pemanfaatan Dana Desa  

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Kepala Kejaksaan Maumere, Azman Tanjung, S.H memberikan peringatan kepada para kepala desa di Maumere tentang pemanfaatan dana desa. Azman membeberkan tiga kasus menyeret kepala desa menjadi perhatian serius para kepala desa dan aparat desa. 

Azman mengatakan, penyalahgunaan  dana desa  Kepala Seksi  Pemerintahan Desa   di Dinas  Pemerintahan Masyarakat Desa    Kabupaten  Sikka yang menyeret TL dan Proyek pengadaan  lampu  PLTS di  Desa Loke, Kecamatan Tanawawo, yang menyeret Benediktus  Berno Ngeli, harus dijadikan contoh 147  kepala  desa dalam  sosialisasi  Jaga Desa oleh  Kejaksaan Negri Maumere, Pulau  Flores, Kamis    (11/7/2019) di Hotel Wailiti.

“Mantan Kades  Runut, Petrus  Kanisisus  masuk  penjara. Alokasi  dana  desa    (ADD) untuk bayar  tunjangan aparatur desa tidak  diberikan, dana  perbaikan  gizi  dan  bubur bayi  tidak  diadakan, tidak  bangunan  fasilitas olahraga.  Kami kasih kesempatan kembalikan  uang tidak dibayar. Kami  masukkan ke penjara,”  tandas Azman  Tanjung.

Dalam  pengadaan  lampu TL  di Desa  Loke, kata  Azman Tanjung,  rancangan  anggaran biaya   pembelian lampu merek  Philips, namun Kades bekerjasama dengan  rekanan  mengubah spesifikasi membeli lampu merek Cina yang murah dan usia  pakai lebih singkat.

“Harapanya  selama  dua sampai tiga  tahun  lampu  tidak putus. Masyarakat di   desa tidak setiap saat punya uang. Kades dan  rekanan  beli lampu  yang murah  terjadi  selisih harga  Rp 116  juta  yang dinikmati  bersama,” kata  Azman  Tanjung.

Ia menegaskan, pekan  depan   Kades  Loke  divonis  hakim  Pengadilan  Tipikor Kupang. Setelah   Kades,  kontrakatornya  juga digiring proses  hukum.  

BREAKING NEWS: Polisi Tahan Dua Tersangka Korupsi Dana Desa Sumba Barat Daya

“Kalau ada ajakan seperti itu pikirlah beribu kali.  Jangan sampai kita alami  seperti Kades Loke,”  wanti-wanti  Azman Tanjung.

Azman menyebut penyalahgunaan  ADD  secara  kasar   dilakukan  pejabat Kepala  Desa  Kringa dan Nebe, Kecamatan  Talibura, Evaritus Ramba.  Oknum ASN di Kecamatan  Talibura   mencairkan  uang   ratusan  juta,namun  tidak  digunakanya  membangun   turap.

“Kasar sekali   tindakan. Penegak hukum mudah membuktikanya,”  tegas  Azman  Tanjung.

Bupati Korinus Ingatkan Kades Soal Pengelolaan Dana Desa

Kegiatan pelatihan  aparatur   pemerintah   desa  dalam pengelolaan keuangan  desa berbasis  sistim   aplikasi Siskeudes didakan  Dinas PMD Sikka  menghadirkan  nara sumber Kadis  PMD  Sikka,  Robert Ray dan Polres  Sikka dan  BPKP NTT.  (laporan  wartawan  pos-kupang.com, eginius  mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved