Bupati Sumba Tengah Wajibkan Wajah Baru Serahkan KTP Ke Kades Sebelum Ke Kampung

Bupati Kabupaten Sumba Tengah mewajibkan setiap wajah baru bukan saja warga yang berasal dari luar Sumba Tengah serahkan KTP ke kades

Bupati Sumba Tengah Wajibkan Wajah Baru Serahkan KTP Ke Kades Sebelum Ke Kampung
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus SK Limu 

Bupati Sumba Tengah Wajibkan Wajah Baru Serahkan KTP Ke Kades Sebelum Ke Kampung

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | WAIBAKUL- Bupati Kabupaten Sumba Tengah mewajibkan setiap wajah baru bukan saja warga yang berasal dari luar Sumba Tengah tetapi warga yag berasal dari kampung berbeda dalam wilayah Sumba Tengah wajib menyerahkan kartu tanda penduduk (KTP) kepada kepala desa, dusun atau RT/RW sebelum menuju kampung tertentu.

KTP tersebut diambil setelah yang bersangkutan menyelesaikan urusan atau keperluan di kampung itu. Hal itu untuk mencegah adanya orang dalam wilayah Sumba Tengah mengotaki pencurian dan perampokan di seluruh wilayah Sumba Tengah.

Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu didampingi Kapolres Sumba Barat, AKBP Michael Irwan Thamsil, Sik diselah-selah upacara bhayangkara ke-73 di halaman Polsek Katikutana, Sumba Tengah, Rabu (10/7/2019).

Menurutnya, tidak mungkin orang luar Sumba Tengah melakukan aksi pencurian dan perampokan di Sumba Tengah tanpa keterlibatan orang dalam Sumba Tengah. Bagaimana mungkin orang luar Sumba Tengah melakukan aksi pencurian dan perampokan di Sumba Tengah jika kondisi geogragis alam, akses jalan raya dan akses informasi tidak diperoleh dari orang dalam Sumba Tengah.

Bupati Paulus Akui, Perampok Menggila, Kuasai Sumba Tengah

Bupati Sumba Tengah Jadikan Dana Deviden Bank NTT Untuk Pendidikan

Karena itu, Bupati Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu memutuskan melakukan kebijakan memberlakukan jam malam di seluruh wilayah Sumba Tengah. Jam malam tersebut berlaku mulai pukul 21.00 wita.

Rencana pemberlakuan jam malam tersebut sedang dalam tahap finishing. Target dalam waktu dekat memberlakukannya karena kondisi sudah membahayakan kenyamanan masyarakat Sumba Tengah.(*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved