Bocah 11 Tahun di Makassar Jadi Kurir Narkoba, Sekali Antar Diupah Rp 70 Ribu oleh Pengedar

AL (11), seorang bocah di Kota Makassarterlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

Bocah 11 Tahun di Makassar Jadi Kurir Narkoba, Sekali Antar Diupah Rp 70 Ribu oleh Pengedar
Tribun Timur/Darul Amri
AL (11), seorang bocah di Kota Makassar terlibat dalam jaringan peredaran narkoba. 

POS KUPANG.COM -- AL (11), seorang bocah di Kota Makassarterlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Selasa (9/7/2019), sekali mengantar AL mendapat upah Rp 70 ribu dari Dahlia (50) sang pengedar narkoba.

AL diamankan Tim Elang Satresnarkoba Polrestabes Makassar saat megantar dua paket sabu di Jalan Kerung-kerung, Makassar, Senin (8/7/2019) pukul 19.00 WITA.

Menurut Kasatresnarkoba Polrestabes Kompol Diari Astetika, AL sudah lama menjadi kurir narkoba di Makassar.

BREAKINGNEWS:Motivator di Kupang-NTT Ditangkap karena Diduga Cabuli Anak SD, Beraksi di Mobil

Bayi Perempuan 19 Bulan Jatuh dari Kapal Pesiar saat Digendong Kakek, Sang Ibu Teriak Histeris

Modus AL ketika mengantar narkoba ke tempat pembelinya dengan menyelipkan barang haram itu di bawah pot bunga.

"Jadi sekali antar dia (AL) mendapat upah 70 ribu, modusnya itu menyelipkan narkoba di bawah pot bunga," ungkap Diari.

Setelah menyelipkan narkoba di bawah pot bunga, AL akan menunjuk pot itu ketika pembelinya sudah datang.

"Dia (AL) disuruh sama Dahlia mengantar paket tersebut ke pembeli, tapi AL selipkan paket itu di bawah pot. Jadi dia menunjuk ke pot bunga itu ke pembelinya," terang Diari.

Dahlia yang disebut sebagai ibu rumah tangga juga diamankan oleh Tim Elang.

Hari ini, Persija Bentrok Persib Bandung, Gubernur DKI Jakarta Terbitkan Imbaun bagi Penonton

Persija Jakarta Tampil All Out, Persib Bandung Janjikan Main Bagus, Ini Strategi Julio dan Roberts

Diberitakan TribunMakassar.com, Selasa (9/7/2019), AL kini berstatus sebagai saksi lantaran masih di bawah umur.

Yang bersangkutan (AL) dalam kasus ini sebagai saksi saja, karena masih dibawah umur. Dia dimanfaatkan," ujar Diari.

"Jadi dalam kasus ini AL ini sebagai saksi, dan tersangka utama ini (Dahlia) sebagai pengedar utama. Dia yang menyuruh AL untuk mengantar sabu," imbuhnya.

Ibu AL juga turut dihadirkan untuk mendampingi anaknya saat diperiksa.

Menurut Diari, ibu AL ternyata buruh serabutan di rumah Dahlia namun tak ada sangkut pautnya dengan kasus narkoba ini. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved