Pencabulan Anak SD Kupang

Inilah Pandangan GMIT Soal Pencabulan Anak

Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon,S.Th mengatakan perkembangan teknologi informasi menghadirkan ancaman bagi anak

Inilah Pandangan GMIT Soal Pencabulan Anak
pos kupang.com, maria ae toda
Ketua Sinode GMIT Pdt. Mery Kolimon 

Inilah Pandangan GMIT Soal Pencabulan Anak

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon,S.Th mengatakan perkembangan teknologi informasi menghadirkan ancaman terkait begitu gampangnya akses kepada situs -situs porno yang dapat dengan mudah diakses oleh siapa saja. Kondisi ini turut memberi kontribusi dalam kasus pencabulan terhadap anak.

Mery menyampaikan hal ini kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (9/7/2019).

Menurut Pdt. Mery, berkembangnya teknologi informasi dalam era Revolusi Industri 4.0 membawa banyak kebaikan untuk komunikasi dan penyebaran informasi yang cepat dan lebih murah.

"Tetapi perkembangan teknologi informasi juga sekaligus menghadirkan ancaman terkait begitu gampangnya akses kepada situs -situs porno yang dapat dengan mudah diakses oleh siapa saja. Ini tentu saja berdampak buruk pada anak, yakni berupa pencabulan," kata Mery.

Dijelaskan, adanya kasus pencabulan terhadap anak, maka untuk itu pendidikan nilai di dalam keluarga, sekolah, lembaga agama serta masyarakat menjadi penting.

"Ini sangat penting. Kita perlu melindungi anak-anak kita dari paparan pornografi sebab akan merusak mental dan intelektual mereka," katanya.

Dikatakan, semua wqas perlu melindungi anak-anak PL dari paparan pornografi sebab akan merusak mental dan intelektual mereka.

Kaum Perempuan Tolak Rancangan Qanun Poligami di Aceh, Laki-laki Akan Makin Leluasa Menikah Lagi

"Kita semua bertanggung jawab untuk mengatasi keadaan ini. Percabulan merupakan bentuk kekerasan berbasis jender yang harus disikapi dengan serius oleh berbagai pihak," katanya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved