Begini Celotehan Mas Kaesang, yang Bikin Tamu Tertawa Lepas

Suasana grand opening Gerai Sang Pisang semakin riuh ramai ketika Mas Kaesang hadir di tengah-tengah tamu/undangan.

Begini Celotehan Mas Kaesang, yang Bikin Tamu Tertawa Lepas
POS-KUPANG.COM/ RYAN NONG
Kaesang Pangarep di Gerai Sang Pisang Kupang 

Begini Celotehan Mas Kaesang, yang Bikin Tamu Tertawa Lepas

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Suasana grand opening Gerai Sang Pisang semakin riuh ramai ketika Mas Kaesang hadir di tengah-tengah tamu/undangan.

Kaesang hadir bersama CO PT Sang Khadir Indonesia, Ansari Kadir, didampingi Owner Food Corner Kupang, Krystle Venli.

Krystle bersyukur bisa mendapat kesempatan bekerja sama dengan mas Kaesang dan Mas Ansari bersama tim.

"Twrima kasih sudah membantu tim kita di sini, terima kasih atas kepercayaannya. Mudah mudahan Sang Pisang disukai oleh banyak warga kota Kupang dan semakin baik di Kupang. Sehingga bisa expan ke seluruh NTT ada Sang Pisang Sang," tuturnya.

Ia mengajak warga kota Kupang harus mencoba varian rasa dan toping. Saat ini topingnya bisa dimix sesuai selera. Selain itu ada promo beli dua box gratis satu.

TRIBUN WIKI: Gerai Sang Pisang Hadir di Kupang, Mulai Dibuka Hari Ini

Kehadiran Mas Kaesang ke dalam outlet food corner ini terus menghibur para tamu dan konsumen. MC yang didatangkan dari ibukota Jakarta dan lokal Kupang ini begitu menghidupi suasana. Apalagi ketika mas Kaesang menjawab pertanyaan dari media.

Sepertinya yang ditanyakan salah satu media kenapa pisang? dan tidak menyediakan kopi? Jawabnya ya terserah saya. "Kalau jualan sang pisang jualan pisang, kalau kopi jadi sang kopi," katanya disambut tepuk tangan dan tawa para tamu dan pengunjung.

Mas Kaesang memilih memanfaatkan pisang lokal NTT untuk mengolah pisang.

Masyarakat Kota Kupang Ramaikan Gerai Putra Bungsu Presiden RI

"Pisang lokal, kalau gak percaya lihat sendiri di dapur," ujarnya.
Saat ini Sang Pisang Sang Kupang mengambil pisang dari petani lokal. Ke depan harus ada kerja sama antara

Sang Pisang Sang dengan para petani agar mereka juga dapat menyediakan dengan jumlah pisang dengan kuota yang diinginkan.

"Karena terkadang kita minta orderan pisang sampai satu ton cuma terkendala oleh petani," ujarnya.

Mas Kaesang mengaku mencetus ide ini karena ingin mencari uang dan ia melihat animo masyarakat yang tinggi rasanya ingin sekali membawa semua brandnya di kota Kupang, hanya diakuinya dirimya sedang capek. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved