Ketua Askawi Membenarkan Masih Ada Kapal Wisata Beroperasi Tanpa Izin Berlayar

ada kapal wisata tertentu yang beroperasi menghantar wisatawan tanpa mengurus surat izin berlayar di Syahbandar

Ketua Askawi Membenarkan Masih Ada Kapal Wisata Beroperasi Tanpa Izin Berlayar
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Suasana Sidak kapal wisata di Labuan Bajo, Rabu (3/7/2019) pagi 

Ketua Askawi Membenarkan Masih Ada Kapal Wisata Beroperasi Tanpa Izin Berlayar

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Ketua Asosiasi Kapal Wisata (Askawi) Labuan Bajo Ahyar Abadi Kamil, membenarkan bahwa masih ada kapal wisata tertentu yang beroperasi menghantar wisatawan tanpa mengurus surat izin berlayar di Syahbandar atau Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Labuan Bajo.

"Masih ada yang tidak urus surat izin berlayar. Mungkin mereka berpikir hanya karena berlayar dalam satu dua hari dan melihat cuaca tenang, lalu merasa tidak perlu urus izin berlayar. Padahal itu sangat penting untuk mengetahui berapa jumlah wisatawan yang diangkut, ke mana saja dan berapa hari berwisata," kata Ahyar yang juga pengelola kapal wisata saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Rabu (3/7/2019).

Selain izin berlayar kata dia, ada juga kapal wisata yang belum dilengkapi surat-surat atau dokumen seperti yang diatur, salah satunya karena sedang diurus.

Dinas Pariwisata Gelar Pemilihan Putri Pariwisata

Dewi Perssik Jadi Tersangka, Rosa Meldianti Mengaku Senang dan Ingin Buktikan Siapa yang Bersalah

Siti Badriah dan Krisjiana Baharudin Bakal Menikah 27 Juli, Ini Jumlah Undangan yang Disebar

"Ada juga karena surat-suratnya sudah kdaluwarsa dan sedang diurus lagi atau sedang diperpanjang," kata Ahyar.

Dijelaskannya, setiap kapal wisata harus sudah punya izin sejak kapal itu sedang dibuat.

Terkait surat yang harus diurus di Dinas Pariwisata seperti Tanda Daftar Usaha Pariwisata, dia menjelaskan banyak kapal-kapal wisata yang sudah mengurusnya tetapi ada juga yang sedang mengurusnya.

Pihaknya kata Ahyar mendukung Sidak yang dilakukan dan berharap terus dilakukan secara intensif.

"Kami mendukung upaya Sidak oleh tim terpadu dan berharap terus dilakukan agar kapal wisata, baik lokal maupun dari luar yang beroperasi di Labuan Bajo semakin tertib," kata Ahyar.

Salah satu wisatawan nusantara Gerby Klaudia yang ditemui terpisah Rabu itu, menyampaikan bahwa dirinya tidak sampai menanyakan secara detail terkait surat kapal bila hendak berwisata.

Pilihan Kain Tenun Kembali ke Pasar, Tak Bisa Paksakan Pembeli

Kalteng Putra Vs Borneo FC, Prediksi Susunan Pemain dan Jadwal Liga Indonesia 2019

"Kali ini yang kedua kalinya saya datang berwisata ke Labuan Bajo. Kalau ke pulau-pulau menggunakan kapal wisata, saya tidak pernah tanya secara detail sampai tentang surat-surat. Saya mengutamakan alat keselamatan dalam kapal itu. Kalau alat keselamatan ada, saya percaya dengan kapal itu," kata Klaudia.

Namun dia berharap agar para pemilik dan operator kapal wisata di Labuan Bajo harus memperhatikan semua aturan yang ada.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved