Isteri Korban Tenggelam di SBD, Berharap Segera Temukan Suami Dan Kuburkan Secara Layak

Pihak keluarga telah mengggelar ritual adat memohon petunjuk arwah leluhur untuk menemukan korban.

Isteri Korban Tenggelam di SBD, Berharap Segera Temukan Suami Dan Kuburkan Secara Layak
POS KUPANG/PETRUS PITER
Magdalena, isteri korban tenggelam di tanjung Karoso, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya dan keluarga sdg mendengarkan penyampaian penghentian pencarian korban oleh tim basarnas di pantai Kawoto Maramarapu, tanjung Karoso, Kecamatan Kodi Utara, SBD, Selasa (2/7/2019) sore

Isteri Korban Tenggelam di SBD, Berharap Segera Temukan Suami Dan Kuburkan Secara Layak

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA---Isteri korban tenggelam di perairan Kawoto Maramarapu,Tanjung Karoso di Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Magdalena berharap segera menemukan suaminya Radu Bani dan menguburkannya secara layak sesuai tradisi adat budaya Sumba.

Karena itu sangat berharap bantuan pemerintah dalam hal ini tim sar untuk terus melakukan pencarian menemukan suaminya yang diduga tenggelam di tanjung karoso, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya, Jumat (28/6/2019) pukul 15.00 wita.

Meski sedikit merasa kecewa dengan keputusan tim sar menghentikan sementara pencarian suaminya, Selasa (2/7/2019) sore namun bersama keluarga bertekad terus melakukan pencarian hingga menemukan korban.

Pihak keluarga telah mengggelar ritual adat memohon petunjuk arwah leluhur untuk menemukan korban.

Karena itu, ia memastikan bersama keluarga besarnya terus melakukan pencarian terhadap suaminya di sepanjang pantai tanjung karoso hingga menemukannya.

PSS Sleman Bertekad Obrak-Abrik Lini Depan Macan Kemayoran Persija Jakarta

Renungan Harian Katolik Rabu 3 Juli 2019, Iman Thomas

Renungan Harian Kristen Protestan Rabu 3 Juli 2019, Apa yang Baik Memakai Topeng atau Melepaskannya?

Demikian disampaikan Magdalena, isteri korban Radu Bani yang ditemui pos-kupang.com di lokasi kejadian sesaat setelah penyampaian tim basarnas menghentikan pencarian terhadap suaminya yang diduga tenggelam di perairan tanjung Karoso, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya, Selasa (2/7/2019) sore.

Menurutnya, hari Jumat (28/6/2019) pagi, suaminya Radu Bani pamit, hendak pergi ke kebun. Ia juga menyampaikan akan pergi memancing ikan tanpa menyebutkan lokasinya.

Namun kebiasaan selama ini, kalau setelah bekerja di kebun, ia langsung ke pantai Kawoto Maramarapu, Tanjung Karoso, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya untuk memancing. Tidak pernah ke tempat lain.

Hal itu karena lokasi kebun dekat dengan pantai Kawoto Maramarapu, tanjung Karoso. Biasanya juga di lokasi itu, bapa selalu mendapatkan hasil banyak pula.

Magdalena mengaku, mulai gelisah dan pikiran tidak menentu ketika Jumat (28/6/2019) sore hingga malam, suaminya tidak datang. Biasanya pulang sore setiap pergi memancing.

Valentino Rossi Minta Maaf dan Akui Itu Kesalahannya, Ini Penyebab Kecelakaan MotoGP Belanda

Renungan Harian Kristen Protestan Rabu 3 Juli 2019, Apa yang Baik Memakai Topeng atau Melepaskannya?

Saat itu, ia mulai memanggil anak-anaknya untuk pergi mencari bapanya di rumah keluarga juga lainnya ke pantai Kawoto Maramarapu, lokasi yang biasa didatangi suaminya untuk memancing. Semuanya nihil.

Selanjutnya, pihaknya juga melaporkan kejadian itu ke pemerintah dalam hal ini badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Sumba Barat Daya untuk memberikan pertolongan. Dan mulai Sabtu (29/6/2019) pagi, tim basarnas turun melakukan pencarian.

Dan sampai saat ini, Selasa (2/7/2019) tim basar belum.juga menemukan suaminya. Saat ini pula tim basarnas telah memutuskan menghentikan pencarian suaminya karena sudah empat hari melakukan pencarian tetapi belum juga menemukan korban termasuk tanda atau bukti lain sebagai petunjuk korban tenggelam di lokasi itu.

Meski demikian, ibu 10 anak itu tetap menaruh harapan penuh kepada Basarnas untuk tetap datang membantu manakalah keluarga menemukan atau mendapatkan informasi keberadaan suaminya perairan tanjung karoso. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved