Jimmi Sianto : Sirih Pinang Sudah Jadi Budaya Masyarakat NTT

Saya keliling NTT dan rata-rata temukan masyarakat makan sirih pinang terutama di pedesaan. Saat ini sudah ditemukan di perkotaan

Jimmi Sianto : Sirih Pinang Sudah Jadi Budaya Masyarakat NTT
ISTIMEWA
Jimmi Sianto 

Jimmi Sianto : Sirih Pinang Sudah Jadi Budaya Masyarakat NTT

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi W.B. Sianto,S.E,M.M mengatakan, makan sirih pinang sudah menjadi budaya di seluruh masyarakat NTT. Budaya itu, bukan saja di pesesaan tapi juga di perkotaan.

Jimmi menyampaikan hal ini, Selasa (2/6/2019).

Menurut Jimmi, sirih pinang sudah merupakan budaya masyarakat NTT.

"Saya keliling NTT dan rata-rata temukan masyarakat makan sirih pinang terutama di pedesaan. Saat ini sudah ditemukan di perkotaan," kata Jimmi.

Intip YUK Bocoran Jokowi soal Menteri di Kabinetnya, Bicara Soal Umur hingga Koalisi Indonesia Kerja

Cuaca Mendung di Empat Lokasi Wisata Favorit Terkenal di Pulau Sumba Siang Ini

Nasib Penjual Ikan dan Sayur Setelah Pasar TPI Maumere Dibubarkan

Dijelaskan, pada eberapa daerah terutama di Pulau Timor, sirih pinang adalah bagian dari budaya yang di gunakan untuk acara-acara adat misalnya yang kita kenal dengan budaya 'oko mama'.

"Budaya makan sirih pinang sudah membudaya dan tidak bisa dipisahkan dari tradisi masyarakat NTT. Bahkan, pada acara adat ,sirih pinang harus disuguhkan," ujarnya.

Dikatakan, sirih pinang juga adalah salah satu kearifan lokal yang tidak dapat kita tinggalkan dan justru dijaga dan dilestarikan di masyarakat.

"Sirih pinang bukan hanya di NTT, tapi ada daerah-daerah di luar NTT juga.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved