Hari  Pertama Pasar Pagi Terbatas  Maumere Dibubarkan, Pol PP Jaga  Sejak Pukul 03.00  Wita

Hari pertama dibubarkanya pasar pagi terbatas di TPI Maumere, Senin (1/7/2019) pagi, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabu

Hari  Pertama Pasar Pagi Terbatas  Maumere Dibubarkan, Pol PP Jaga  Sejak Pukul 03.00  Wita
POS-KUPANG.COM/EGINIUS  MO’A
Suasana sepi di   ruas  jalan  menuju   TPI Maumere,  Pulau  Flores,  Senin  (1/7/2019)  pagi  ditutupnya   aktivitas  pasar pagi terbatas.   

POS-KUPANG.COM,MAUMERE----Hari pertama  dibubarkanya  pasar pagi  terbatas  di  TPI Maumere, Senin  (1/7/2019)  pagi, Satuan Polisi Pamong Praja  dan  Pemadam  Kebakaran  Kabupaten  Sikka, Siaga sejak  pukul  03.00  Wita.

Segelintir  penjual  sayu, buah-buahan dan bumbu  dapur yang belum mengetahui  informasi penutupan pasar  pagi  terbatas  datang  ke  sana,  diarahkan  petugas  Satpol PP ke  Pasar Alok  dan Pasar  Tingkat  di Kota Maumere. Puluhan pengecer  ikan  basah   juga diarahkan ke Pasar  Alok,  sebab   lapak  jualan di Pasar  Tingkat telah  penuh.

“Tadi  pagi sempat  ada  yang datang  ke sini,  lalu  kami  arahkan ke pasar  Alok  dan Pasar  Tingkat,”  ujar Sekretaris  Dinas  Satpol PP dan Pemadam Kebakaran  Sikka, Adeodatus  Buang  da  Cunha, kepada POS-KUPANG.COM, Senin (1/7/2019).

PNS di Rumah Sakit Selingkuh hingga Hamil, Main Serong sejak 2018, Suami Laporkan Istrinya ke Polisi

Buang da  Cunha  memimpin personil  Pol PP  menjaga lokasi  TPI, mengatakan tak   ada  penjual yang protes  kebijakan menutup   pasar pagi  terbatas.   Menurut  Buang da  Cunha,personil Satpol PP  mengawal setiap pagi  aktivitas di   TPI dan sekitarnya  memastikan tidak  ada transaksi  selain  ikan basah.

Pasar pagi  terbatas  mulai diberlakukan sejak  September  2018, beberapa   saat setelah  dilantiknya  pemerintahan  baru di  Sikka.   Pasar   pagi  terbatas  berioperasi  mulai pukul  06.00  hingga pukul 09.00  Wita mengundang  protes   para pedagang di Pasar Alok  dan menjadi  isu  politik  setiap agenda sidang  DPRD  Sikka. 

21 Tim Berlaga di El Tari Cup 2019, Tiga Kabupaten Tidak Hadir

Pasar Pagi  terbatas  menjadi  salah satu isu  munculnya interpelasi DPRD  Sikka terhadap  Bupati  Sikka. (laporan  wartawan  pos-kupang.com, eginius  mo’a).

 • Menyamar sebagai Laki-laki, Perempuan ini Malah Copet 7 HP saat Pengajian Akbar

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved