Anggota DPRD Manggarai Barat Pertanyakan Pengembangan KEK

DPRDManggarai Barat (Mabar) Blasius Janu, mempertanyakan program pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Manggarai Barat (Ma

Anggota DPRD Manggarai Barat Pertanyakan Pengembangan KEK
POS KUPANG.COM/SERVAN MAMILIANUS
Anggota DPRD Mabar dari Partai Hanura, Blasius Janu.

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Blasius Janu, mempertanyakan program pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Menurutnya rencana pengembangan KEK seharusnya perlu disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat luas.

Jangan sampai sosialisasi baru dilakukan setelah para petinggi pemerintah sudah saling sepakat untuk menjadi alasan bahwa program itu harus dijalankan lalu mengabaikan masukan dari masyarakat.

Menurutnya tahap forum diskusi yang sudah dilakukan berkaitan dengan pengembangan KEK itu tidak melibatkan semua unsur, terutama para tokoh masyarakat.

"Cobalah, diskusikan dulu dengan masyarakat, dengan kami di DPRD agar semua tahu. Jangan hanya diketahui oleh pihak-pihak tertentu saja. Masa seperti orde baru saja, main perintah dari pusat atau provinsi," kata Blasius kepada POS--KUPANG.COM, Senin (1/7/2019).

Polsek Malaka Tengah Bagi-bagi Air Untuk Warga

Dia juga menyoroti pengembangan KEK yang turut dilakukan di obyek wisata Bukit Cinta Labuan Bajo.

"Bukit Cinta itu obyek wisata yang selalu dikunjungi terutama oleh masyarakat lokal. Kalau di setiap obyek wisata dilakukan pembangunan dan tidak bisa lagi dikunjungi bebas maka masyarakat akan kesulitan untuk menikmati panorama alamnya sendiri. Masyarakat akan makin terkungkung," kata Blasius.

Dia meminta Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pariwisata untuk melibatkan lebih banyak lagi unsur dalam rencana pengembangan KEK.
Suara-suara dan keinginan masyarakat kata dia harus didengar berkaitan dengan pengembangan KEK tersebut.(*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved