Polisi Tindak Tegas Kalau Ada Penimbunan Minyak Tanah

Indikasi adanya penimbunan minyak tanah di Ende oleh oknum warga baik untuk kepentingan rumah tangga maupun industri.

Polisi Tindak Tegas Kalau Ada Penimbunan Minyak Tanah
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin 

Polisi Tindak Tegas Kalau Ada Penimbunan

POS-KUPANG.COM|ENDE -- Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin mengatakan bahwa polisi akan menindak tegas kalau ada oknum warga yang melakukan penimbunan minyak tanah karena hal itu dikategorikan sebagai suatu perbuatan melawan hukum.

Kepada Pos Kupang.Com, Sabtu (29/6/2019) Kapolres Achmad mengatakan bahwa pihaknya memang belum menemukan adanya indikasi adanya penimbunan minyak tanah di Ende oleh oknum warga baik untuk kepentingan rumah tangga maupun industri.

Oleh karena itu pihaknya meminta kepada warga apabila menemukan adanya aksi mencurigakan terkait dengan minyak tanah yang mengarah pada proses penimbunan maka diharapkan untuk melaporkan ke polisi untuk segera ditindaklanjuti oleh polisi.

“Kalau ada yang melapor tentu kita akan kita tindaklanjuti namun sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat,”kata Kapolres Achmad.

Desa Siru Kembangkan Ternak Kambing

Pelaku Bacok Pengendara Motor di Tengah Jalan, Ternyata Begini Perilaku 2 Oknum Ini

Pelatih Maung Bandung Robert Alberts ke Malaysia, Ini Dilakukan Persib Persiapan vs Bhayangkara FC

Menyamar Anggota Marinir TNI AL, Pria Ini Aksi Tipu lalu Tiduri 16 Wanita Bersuami, Ini Oknumnya

Hari ini, Ada Kapal Feri yang Berlayar ke Rote Ndao, Ini Jadwalnya!

Kapolres Achmad mengatakan bahwa dari pantuan pihaknya memang belum menemukan adanya aksi penimbunan minyak tanah atau ada yang membawa keluar daerah dari wilayah Kabupaten Ende.

Kapolres Achmad mengatakan pihaknya memang memperhatikan adanya pergerakan warga secara massal untuk mencari minyak tanah namun demikian hal itu hanya berlangsung sesaat karena ketika minyak tanah telah tersedia di pangkalan aksi mencari minyak tanah juga terhenti.

Terkait dengan minyak tanah, Kapolres Achmad meminta kepada masyarakat untuk tidak panik karena dipastikan bahwa pemerintah maupun Pertamina menjamin ketersediaan dan polisi siap untuk mengamankan proses penyaluran minyak tanah.

Pihaknya juga meminta kepada oknum warga untuk tidak coba-coba melakukan aksi penimbunan atau membawa minyak tanah keluar daerah untuk dijual dengan harga yang lebih tinggi karena hal itu bertentangan dengan hukum.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved