Dikenal Mahal,Uli Berhasil Operasi Jantung Reumatik Nol Rupiah
Pada saat ditemui oleh tim Jamkesnews, Uli ditemani sang kakak sepupu bernama Irma Rasi, turut menceritakan kronologi operasi Uli.

Dikenal Mahal,Uli Berhasil Operasi Jantung Reumatik Nol Rupiah
POS-KUPANG.COM--Biaya yang fantastis. Itulah kata-kata yang menggambarkan betapa mahalnya biaya operasi jantung.
Namun, mahalnya biaya operasi tersebut dipatahkan oleh pengalaman Maria Yunita Dhema atau yang akrab disapa Uli (24), yang berhasil menjalani operasi jantung sebesar nol rupiah berkat program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
“Awal mulanya pada tahun 2014 saya merasakan nyeri dan sesak di dada. Sebelumnya, tidak pernah terjadi apa-apa. Tapi waktu itu saya belum tahu kalau saya terkena penyakit jantung rematik. Bulan April 2018, saya kena serangan nyeri di dada lagi. Saya waktu itu berada di Manila, Filipina karena mengikuti tes sebagai biarawati. Disana, ada tes check up kesehatan secara lengkap. Dari situlah saya tahu kalau saya penyakit jantung rematik,” kata Uli.
Perempuan yang berasal dari Flores Timur ini merupakan peserta mandiri dengan hak kelas rawat inap yaitu kelas II. Pada saat ditemui oleh tim Jamkesnews, Uli ditemani sang kakak sepupu bernama Irma Rasi, turut menceritakan kronologi operasi Uli.
• Dinas Pekerjaan Umum Sumba Barat Kelolah 42 Paket Proyek, Sudah Tender 100 %
• BERITA TERPOPULER - 10 Buah Tak Boleh Dimakan Mentah, Arti Nama Artis KPop dan Ayah Banting Anak
• Masyarakat Harus Ambil Manfaat Aktivitas Pariwisata Kelimutu
“Kita mengira selama 2014 sampai 2018 kan tidak ada serangan lagi jadi kita pikir sudah aman karena kita belum tahu secara jelas dia sakit apa sebenarnya. Di Manila itulah dia dinyatakan jantung rematik dan harus dioperasi. Para biarawati juga tidak bersedia untuk menerima Uli karena kesehatannya sehingga dia dikembalikan ke Indonesia. Untuk masuk biarawati memang harus sehat secara fisik dan juga psikis,” ujar Irma yang bekerja di Kantor SAR Kupang.
Jelas, Uli merasakan sedih yang sangat mendalam karena mengidap penyakit jantung reumatik, sekaligus belum bisa menempuh pendidikan menjadi biarawati yang ia impikan sejak dulu.
Penyakit Jantung Reumatik (Reumatic Heart Disease) merupakan penyakit jantung yang sering ditemukan pada anak namun bisa terjadi juga pada remaja dan dewasa awal.
Penyakit jantung reumatik merupakan kelainan katup jantung yang menetap serta sanitasi dan juga gizi yang buruk.
“Pada saat mendengar Uli harus di operasi, saya berpikir aduh bagaimana ini. Akhirnya saya bicarakan dengan orang tua saya. Kita sudah niatkan membantu Uli. Namun, waktu konsultasi dengan dokter, dokter mengatakan bahwa BPJS bisa menjamin seluruh biaya operasinya sampai dengan obat-obatannya. Kami semua waktu itu merasa lega dan tidak khawatir lagi,” tambah Irma.
Uli mengalami kerusakan pada tiga katupnya. Dokter memberikan dua rekomendasi kepadanya. Jika tidak operasi, ia harus mengonsumsi obat hingga ia berusia 40 tahun.
Tetapi satu-satunya rekomendasi yang paling baik adalah harus di operasi untuk memperbaiki katup yang rusak. Pada tanggal 26 November 2018, akhirnya Uli menjalani operasi di Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta Barat.
Operasi berlangsung dari jam 8 pagi sampai jam 12 siang.
Rasa terima kasih yang sangat besar Uli ucapkan kepada BPJS Kesehatan karena sudah membantu membiayai operasi jantung, perawatan, terapi serta obat-obatannya sebesar 103 juta rupiah.
Tak lupa juga, Uli menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS dan selalu membayar iuran tepat waktu.
“Untuk peserta JKN-KIS, kita harus selalu ingat untuk membayar iuran karena BPJS sangat membantu untuk kesehatan kita. Apabila terdapat penundaan pembayaran atau terlambat membayar, sebelum tanggal atau jatuh tempo dimohon untuk segera membayar. Terima kasih,” tutupnya. (*/Advetorial)