BREAKING NEWS: Tak Terima Ditegur, Pemuda Mabuk Aniaya Warga di Oebobo

Yermia dianiyaya seorang pemuda, JLSM (17). Ia dipukul pada bagian kepala menggunakan sebuah batu.

Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG/GECIO VIANA
Kanit Reskrim Polsek Oebobo,Kanit Reskrim Polsek Oebobo, Iptu Komang Sukamara. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG | KUPANG - Yermia Ferdi Cornelius Seran, warga Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang harus mengalami luka robek pada bagian belakang kepala, Selasa (25/6/2019).

Yermia dianiyaya seorang pemuda, JLSM (17). Ia dipukul pada bagian kepala menggunakan sebuah batu.

Penganiayaan tersebut didapati korban lantaran menegur pelaku untuk membubarkan diri bersama rekan-rekannya yang tengah pesta miras dan mengganggu ketertiban masyarakat.

BREAKING NEWS- Kebakaran Hebat di TTU-NTT, Satu Anggota Keluarga Tewas Terpanggang Api

Kejadian yang dialami korban terjadi pada Rabu (1/5/2019 di Jln Bakti Karya RT 021 RW 001 Kelurahan Oebobo Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Demikian disampaikan Kapolsek Oebobo Polres Kupang Kota, Kompol I Ketut Saba melalui Kanit Reskrim Iptu Komang Sukamara kepada POS-KUPANG.COM pada Selasa siang.

"Awalnya pelaku sedang mengkunsumsi miras dengan teman-temannya sambil nyanyi-nyanyi dengan suara keras. Saat korban menghampiri dan menegur untuk bubar, pelaku tidak terima dan langsung memukul korban dengan menggunakan batu di kepala sehingga mengalami luka robek di bagian kepala belakang," kata Iptu Komang mengisahkan kronologis kejadian.

BREAKING NEWS: Siswi SMA di Kota Kupang Ini Dibawa Lari dan Dicabuli Pemuda Pengangguran

Tak terima atas perlakuan pelaku, korban langsung melaporkan kejadian tersebut di Mapolsek Oebobo.

Laporan polisi korban diterima dengan nomor Laporan Polisi LP/B/60/V/ 2019/ Sektor Oebobo tertanggal 1 Mei 2019.

Pelaku Diancam 5 Tahun Penjara

Pihak kepolisian bergerak cepat untuk menyelesaikan kasus tersebut.

Pada Selasa (25/6/2019), pihak penyidik Polsek Oebobo telah melimpahkan berkas, termasuk barang bukti dan tersangka ke pihak Kejaksaan Negeri Kota Kupang.

"Pelimpahan tahap dua sudah dilaksanakan Selasa pagi," katanya.

Dijelaskannya, pelimpahan berkas kasus penganiayaan tersebut dilakukan setelah penyidik memutuskan berkas dinyatakan lengkap (P21).

Pelaku disangkakan pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman selama lima tahun penjara. (*)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved