BPS Lakukan Sensus Mini Di Manggarai Barat

Sensus Penduduk 2020 bakal menyerap lebih dari ratusan orang tenaga kerja, antara lain sebagai pencacah lapangan serta pengawas

BPS Lakukan Sensus Mini Di Manggarai Barat
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Kepala Seksi Statistik Sosial, Yohanes Marino.S.Si

BPS Lakukan Sensus Mini Di Manggarai Barat

POS-KUPANG.COM|ENDE-- Kepala BPS Kabupaten Ende Ir Paulus Puru Bebe melalui Kepala Seksi Statistik Sosial, Yohanes Marino.S.Si mengatakan Badan Pusat Statistik melakukan sensus mini di di kabupaten Manggarai Barat untuk Pulau Flores sebagai pilot project pada 1 Juli 2018 yang merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.

Kepala BPS Kabupaten Ende Ir Paulus Puru Bebe yang diwakili Kepala Seksi Statistik Sosial, Yohanes Marino.S.Si mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Senin (24/6/2019) di Ende.

Dikatakan setelah diadakan sensus mini pada 2019, BPS akan melakukan gladi bersih untuk memastikan kesiapan sensus penduduk.

Sensus Penduduk 2020 bakal menyerap lebih dari ratusan orang tenaga kerja, antara lain sebagai pencacah lapangan serta pengawas kegiatan pencacahan penduduk.

Ia juga menuturkan, sensus yang akan dilakukan pada 2020 memiliki nama kongkret sensus penduduk dan perumahan.

Cuaca Dingin Bikin Kulit Kering, Inilah 5 Tips Agar Kulit Tetap Lembab Tak Cepat Keriput

Tuan Tumah PSPS Riau Kalah dari Tim Ayam Kinantan PSMS Medean dan Terancam Sanksi, Intip YUK

Polres TTU Sebut Tingginya Kasus Pencurian Motor Disebabkan Oleh Minimnya Kesadaran Masyarakat

Dalam melakukan sensus tersebut, BPS melaksanakan tiga prinsip dasar ABC, yaitu "accurate" (akurat), "benchmark" (tolok ukur), dan "comprehensive" (menyeluruh).

Dengan kata lain, data sensus penduduk 2020 harus akurat sehingga bisa dijadikan sebagai tolok ukur karena hal tersebut memiliki cakupan yang komprehensif.

Data yang dihasilkan oleh Sensus Penduduk 2020 akan menampilkan jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik dari penduduk di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia umumnya dan Kabupaten Ende khususnya

Keseluruhan hal tersebut dinilai penting antara lain untuk pemerataan aksesibilitas di wilayah desa dan kawasan perbatasan, peningkatan akses pelayanan dasar, peningkatan cakupan SJSN (sistem jaminan sosial nasional), penajaman program kementerian atau lembaga, hingga pencapaian SDGs,ujar Marino.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved