OPINI
Opini: "Life Account, Integritas dan Ke-Indonesiaan"
Opini: "Life Account, Integritas dan Ke-Indonesiaan" oleh RD Florens Maxi Un Bria
OPINI
Life Account, Integritas dan Ke-Indonesiaan
Oleh : RD Florens Maxi Un Bria
Ketua Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Agung Kupang
--
"ORANG bijak memiliki uang di kepalanya, tetapi tidak di hatinya" (Johnathan Switt)
Benyamin Batu, seorang petani bawang di Pulau Semau dalam shering tentang pembangunan ekonomi dan Sumber Daya Manusia belum lama ini, mengatakan, "Pengembangan ekonomi dan Peningkatan Sumber Daya Manusia melalui pendidikan dan pelatihan besar penguruhnya bagi kemajuan pembangunan sebuah daerah dan bangsa."
Dalam percakapan pencerahan pekan lalu, 15 Juni 2019, Benyamin Batu mengatakan bahwa Ia sudah berkiprah sebagai petani bawang lebih dari 20-an tahun dengan mempekerjakan 6 orang.
Selama ini setiap tahun Petani Bawang kelahiran Semau dan mengembangkan pertanian bawang di Pulau Semau ini, giat mengekspor bawang rata-rata 20-30 ton setiap tahun ke Sorong Papua Barat.
Hasil yang diperolehnya di pasaran juga menggembirakan antara 20-35 juta per ton.
Mendengarkan kisah inspiratif Bapak Benyamin, kamiterkesima karena bagaimana mungkin seorang petani sederhana bisa menembusi pasar di Ternate -Ambon dan Papua ? Saya memang penasaran.
Dari kisahnya tentang perjuangan membangun brend sebagai petani bawang di Pulau Semau saya mengerti bahwa Bapak Benyamin Batu tidak sekedar bertani, melainkan juga berwirasausaha, berinovasi dalam kemasan, berkreasi dalam pemasaran dan membangun komunikasi dan integritas sebegai kekuatan dalam merawat dan mengembangkan pemasaran bawang sampai ke wilayah Papua.
Ada Minat, Kerja Keras dan Optimis
Rahasia keberhasilan Benyamin Batu ditentukan oleh kemauan dan kerja keras dalam mengembangkan pertanian bawang. Mengapa karena menjadi petani bawang dapat panen setiap tiga bulan.
Bagi Benyamin, bertani bawang adalah sebuah ekspresi minat dan bakat untuk mengolah lahan dengan ketekunan dan kerja keras sehingga dapat menghasilkan buah yang menggembirakan.
Tantangan tentu ada tetapi untuk sebuah solusi. Dengan menemukan banyak tantangan dalam berusaha dan bertani, seorang petani fokus berpikir untuk menemukan solusi dalam mengatasinya.
Alhasil dalam perjalanan waktu Benyamin menemukan tips-tips unggul dalam menekuni pertanian bawang di Pulau Semau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/romo-maxi-un-bria-1.jpg)