TK St. Fransiskus Assisi Lestarikan Budaya

Anak-anak TK St. Fransiskus Assisi BTN Kolhua tampil beda pada acara syukuran pelepasan kelas B TK itu,

Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/GERADUS MANYELA
Anak-anak TK St. Fransiskus Assisi yang mengenakan pakaian adat etnis di NTT foto bersama Romo Dus Bone usai misa syukur, Sabtu (15/6/2019) 

TK St. Fransiskus Assisi Lestarikan Budaya

POS KUPANG. COM| KUPANG -Anak-anak TK St. Fransiskus Assisi BTN Kolhua tampil beda pada acara syukuran pelepasan kelas B TK itu, Sabtu (15/6/2019).

Dalam misa syukur yang dipimpin Pastor Rekan Paroki St.Fransiskus Dari Assisi Kolhua, RD Longginus Bone, anak-anak mengenakan pakaian adat dari daerah asal orangtua masing.

Ada yang mengenakan pakaian adat Ende, Manggarai, Sikka, Adonara, Flores Timur, Sumba, Sabu, Rote, Alor, Timor,Ngada, Nagekeo dan lainnya.

RD Dus Bone memberikan apresiasi dan memitivasi anak-anak agar bertumbuh kembang menjadi anak Tuhan, harapan gereja dan bangsa.

RDDus Bone juga mengingatkan orangtua agar sesibuk apa pun dengan pekerjaan harus meluangkan waktu memberikan kasih sayang kepada anak-anak.

Respons Mahfud MD terhadap Tuntutan Kubu Prabowo-Sandi dalam Sidang Perdana di MK

Wabup Kupang Janji Siap Sukseskan Ajang Pan Indo Hash 2019

Widodo Sebut Fatuleu dan Batulesa Jadi Obyek Kunjungan Wisatawan Pan Indo Hash

Kepala TK St. Fransiskus Assisi, Esti Djaga Kota mengatakan kebijakan memperkenalkan pakaian adat berbagai etnis di NTT untuk menumbuhkan rasa cinta anak terhadap tenun ikat daerah-daerah di NTT sejak dini,sekaligus mendukung kebijakan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat untuk melestarikan tenun ikat NTT. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Geradus Manyela

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved