Indonesia Kembalikan 5 Kontainer Sampah ke AS, Simak Penjelasan Sayid Muhadhar

Pemerintah Indonesia Kembalikan 5 Kontainer Sampah ke Amerika Serikat, Simak Penjelasan Sayid Muhadhar

Indonesia Kembalikan 5 Kontainer Sampah ke AS, Simak Penjelasan Sayid Muhadhar
KOMPAS.com/Dok. Ecoton
Ilustrasi sampah plastik 

Pemerintah Indonesia Kembalikan 5 Kontainer Sampah ke Amerika Serikat, Simak Penjelasan Sayid Muhadhar

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Indonesia dilaporkan sudah mengirim lima kontainer sampah ke Amerika Serikat ( AS) dengan pejabat setempat menegaskan, mereka tidak akan jadi "tempat pembuangan".

Menurut dokumen bea cukai, kontainer itu seharusnya hanya mengangkut skrap kertas. Namun di dalamnya, ditemukan sampah seperti botol plastik hingga popok.

Siswi Kelas 1 SMP di Sidrap Sulawesi Selatan Dinikahi Pria 41 Tahun, Sudah Viral di Facebook

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun dan Berbahaya KLHK Sayid Muhadhar berkata, temuan itu sangat tidak pantas.

"Kami tidak ingin menjadi tempat pembuangan sampah," tegas Sayid sebagaimana diberitakan AFP Sabtu (15/6/2019).

Tidak dijelaskan dari mana asal sampah itu. Namun, kelima kontainer itu merupakan milik perusahaan asal Kanada di mana Sayid menjelaskan mereka dikapalkan dari Seattle ke Surabaya akhir Maret lalu.

Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir Menangis Sambil Mengaku Salah dan Minta Maaf

Saat ini, Indonesia dilaporkan tengah mengkaji sejumlah kontainer yang berada di pelabuhan Jakarta maupun Batam yang berada di Pulau Sumatra.

Indonesia menjadi negara terbaru di Asia Tenggara yang mengembalikan sampah impor setelah Malaysia berjanji bakal mengirim ratusan ton sampah plastik Mei lalu.

Filipina sudah memerintahkan berton-ton sampah impor yang berada di pelabuhan mereka untuk dikirim balik ke Kanada, dan sempat memanaskan hubungan dua negara.

Selama bertahun-tahun, China menerima sebagian besar plastik besar dari seluruh dunia. Namun sejak tahun lalu, mereka menutup pintu demi membersihkan lingkungannya.

Sejak saat itu, sampah dalam jumlah besar dilaporkan dialihkan ke negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, maupun Filipina yang membuat Presiden Rodrigo Duterte meradang.

Menurut Worldwide Fund of Nature (WWF), sekitar 300 juta ton sampah diproduksi setiap tahunnya, dengan sebagian besar berada di laut maupun tempat pembuangan. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Indonesia Kembalikan 5 Kontainer Sampah ke AS",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved