Pilpres 2019
Ini Respon Sandiaga Uno Disinggung Soal Isu Kerusuhan Lebih Besar di Ujung Keputusan MK
Mulanya pembawa acara menyinggung soal beredarnya isu akan terjadi aksi protes lebih besar dari Aksi 22 Mei diujung keputusan MK.
"Bagi masyarakat saya ingin mengimbau, menjaga ketentraman, kedamaian, dan tentunya juga memastikan apa yang dilakukan para pendukung itu dalam koridor hukum," ungkap Sandi.
"Kita harus pisahkan penyampaian aspirasi dengan pembuat rusuh," imbuhnya.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyatakan bahwa kubunya tidak akan memberikan toleransi terkait tindakan yang melawan aturan hukum yang berlaku.
"Prabowo-Sandi jelas sangat tegas tidak mentolerir adanya upaya-upaya yang melanggar hukum, yang ada di luar jalur konstitusi," kata Sandi.
"Itu yang kita terus ingatkan kepada pendukung kita," tandasnya.
Simak videonya dari menit 5.55
Tanggapan Menteri Pertahanan
Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu sebelumnya juga memberikan tanggapan soal isu akan adanya kerusuhan yang lebih besar pasca Aksi 22 Mei.
• Inilah Tips dan Trik Agar Tetap Langsing Meski Banyak Makan, Cobain yuk!
• Ini Deretan Quotes Ani Yudhoyono yang Pas Banget Buat Memotivasi Para Cewek Indonesia
Ryamizard mengungkapkan bahwa isu kerusuhan tersebut dikatakan akan terjadi pada bulan Juni 2019.
Dilansir oleh TribunWow.com, hal itu disampaikan Ryamizard dalam tayangan Lintas iNews Malam, Jumat (31/5/2019).
" (Ada yang mengatakan) Akan ada kerusuhan lagi nanti Juni," ujar Ryamizard.
"Akan lebih besar dari yang kemarin," sambungnya.
Ia menilai bahwa isu yang ada tak sepantasnya disebar kepada publik.
Kendati demikian, Ryamizard tetap mengajak publik untuk tetap mengantisipasi dan waspada.
Terkait isu tersebut, kemudian dirinya menyinggung soal adanya pihak yang merasa tidak puas pascapemilu 2019.
• Wanita-Wanita Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Dapat Pujian, Inilah INDONESIA
• Kronologi Pria yang Tiba-tiba Sujud di Hadapan Jokowi Saat Open House, Sempat Ditanya Paspampres
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sandiaga-prabowo-ke-swiss-dan-jerman-untuk-periksa-kesehatan-tak-ada-penyakit-serius.jpg)