Tebarkan Damai Kepada Sesama, Makna Idul Fitri 1440 H

mengutip (Q. S Al-Baqarah 2 : 108) menyampaikan berpuasa sama dengan berjuang untuk melawan lapar, dahaga dan syahwat.

Tebarkan Damai Kepada Sesama, Makna Idul Fitri 1440 H
POS-KUPANG.COM/YENI RAHMAWATI
Ustadz Kaharudin Manu 

Tebarkan Damai Kepada Sesama, Makna Idul Fitri 1440 H

POS-KUPANG.COM|KUPANG--Arti Bahasa dari IduL Fitri, Ied artinya Berulang Kembali, Fitri, fitrah artinya bersih dan suci.

Maksudnya Idul Fitri adalah umat muslim berulang kembali mengalami kesucian atau kebersihan dengan cara berpuasa selama satu bulan.

Ustadz Kaharudin Manu, mengutip (Q. S Al-Baqarah 2 : 108) menyampaikan berpuasa sama dengan berjuang untuk melawan lapar, dahaga dan syahwat.

Berpuasa diartikan berjihad melawan hawa nafsu atau jiwa negatif.

Dengan ini, selama satu bulan umat muslin dilatih dengan berpuasa bila berhasil dan menaklukan semua itu maka akan mencapai fitrah, kebersihan diri dan kesucian jiwa. Dengan mencapai fitrah maka disitulah derajat ketakwaan. Takwa merupakan nilai kemuliaan seorang manusia.

BERITA POPULER: Bom di Solo Jin BTS Ikut Wajib Militer & SBY Keberatan Atas Pernyataan Prabowo

Mahfud MD Sindir Ulama Kagetan Yang Terjun ke Politik, Lihat Reaksi Ustaz Yusuf Mansur

Puasa juga akhir daripada kewajiban mengeluarkan zakat fitrah. (Q, S, At-Taubah 9:60) Bila puasa melakukan hubungan vertikal maka hubungan tersebut akan menjadi sempurna dengan mengeluarkan zakat fitrah. Di sinilah kesempurnaan puasa.

Berarti dua hubungan, seorang yang mencapai derajat takwa, hubungan vertikal dan horizontal betul-betul berimbang, saling terkait atau kesalehan ibadah dan sosial seirama.

Dalam perjalanan manusia juga, lanjutnya, puasa berlangsung pada bulan kesembilan. Di sini ada simbol tentang proses kejadian manusia di alam rahim umunya 9 bulan kemudian terlahir di dunia dengan keadaan yang sempurna, bersih dan suci.

Jadi dalam ajaran Islam yang dibawah oleh Rasulullah SAW untuk menebarkan rahmat atau kasih sayang ke seluruh alam, itu salah satu wujud rillnya dengan berpuasa atau di bulan Ramadhan.

Dengan berpuasa berusaha bisa berdamai dengan dirinya, dari situ bisa menebarkan kedamaian kepada sesama manusia lain.

Dalam kaitan situasi saat ini, puasa dan Idul Fitri menjadi suatu nilai moral yang bagi umat Islam untuk menjaga dan memelihara perdamaian serta menebarkan keselamatan. Kemudian mengedepankan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Dengan hasil dari puasa dan Idul Fitri umat Muslim bisa memulai hidup yang baru, baik dan bersih. (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawaty)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved