Idul Fitri 1440 H

Shalat Idul Fitri, Haruskah Dilakukan Berjamaah atau Boleh Sendirian? Simak Penjelasannya

Inilah penjelasan mengenai boleh tidaknya melaksanakan sholat Idul Fitri sendirian atau tidak berjamaah.

POS KUPANG/MARIA AE TODA
Umat Islam melaksanakan Sholat Idul Fitri di Lapangan Lanud El Tari Kupang, Minggu (25/6/2017). 

Penjelasan Boleh Tidaknya Melaksanakan Sholat Ied Sendirian

Jika berhalangan untuk shalat berjamaah, shalat Ied boleh dilaksanakan sendirian.

Abu Hasan Ali al-Bagdadi dalam kitab al-Iqna’ fil fiqh asy-Syafi’i mengatakan:

وَيُصلي العيدان فِي الْحَضَر وَالسّفر جمَاعَة وفرادى

Dan hendaklah melaksanakan shalat dua hari raya dalam keadaan hadir maupun bepergian, baik dengan berjamaah maupun sendiri-sendiri.

Namun para ulama berbeda pendapat perihal qadha sholat Ied sendiri atau perihal cara mengqadhanya.

Dikutip TribunStyle.com dari Serambinews, Selasa (4/6/2019), Al-Imam As-Syafi'i (w. 150 H) sebagai pendiri dan guru para ulama di dalam mazhab Asy-Syafi'iyah di dalam kitab Al-Umm menuliskan sebagai berikut:

"Tidak mengapa bila suatu kaum yang musafir melaksanakan salat Ied atau salat Gerhana, dan salah seorang mereka menyampaikan khutbah, baik dalam perjalanan atau pun di suatu kampung yang tidak ada salat Jumatnya."

Kemudian, Asy-Syairazi (w. 476 H) salah satu ulama kenamaan di kalangan mazhab Asy-Syafi'iyah abad kelima hijriyah di dalam kitabnya Al-Muhadzdab menukilkan salah satu riwayat dari Al-Imam Al-Muzani yang menyebutkan dibolehkannya orang salat Ied sendirian.

Asy-Syarazi menjelaskan bahwa di kalangan para ulama mazhab Asy-Syafi'iyah sendiri masih ada perbedaan pendapat, antara mereka yang membolehkan dan tidak membolehkan.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved