Selasa, 21 April 2026

Dua Polisi Ditahan karena Mabuk-mabukan dan Tembak Mati Bocah Usia 5 Tahun

Ada Dua Polisi Ditahan karena Mabuk-mabukan dan Tembak Mati Bocah Usia 5 Tahun

Editor: Kanis Jehola
soksinews
31 Pekerja Jembatan di Nduga Papua Tewas Ditembaki Saat Memotret Upacara HUT Tentara OPM. (FOTO: ILUSTRASI PENEMBAKAN) 

Ada Dua Polisi Ditahan karena Mabuk-mabukan dan Tembak Mati Bocah Usia 5 Tahun

POS-KUPANG.COM | KIEV - Otoritas Ukraina pada hari Selasa (4/6/2019) menangkap dua petugas polisi yang diduga telah menembak mati seorang bocah laki-laki berusia lima tahun saat sedang mabuk.

Disampaikan Biro Investigasi Nasional Ukraina, peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat (31/5/2019) di kawasan perumahan di kota Pereyaslav-Khmelnytsky, sekitar 70 kilometer arah barat daya ibu kota Kiev.

Polres Sukabumi Kota Tangkap Pelaku Penyerangan Petugas Kepolisian

Insiden bermula dari kedua petugas patroli yang sedang mabuk minuman beralkohol di halaman rumah dan mulai menembaki kaleng minuman.

"Saat menembaki kaleng minuman itu, peluru meleset dan mengenai seorang bocah berusia lima tahun," kata penyelidik dalam pernyataannya, dikutip AFP.

Bocah korban yang diketahui bernama Kyrylo Tlyavov, sempat dilarikan ke rumah sakit untuk menangani luka tembak di kepalanya. Namun korban meninggal pada Minggu (2/6/2019).

Perang Dagang AS-China Bikin Modal Rp 208.1 Triliun Kabur dari Negara Berkembang, Mengapa?

Kedua petugas tersebut awalnya menolak tuduhan dan mengklaim bahwa bocah itu terluka karena terpeleset dan kepalanya menghantam batu. Kedua telah ditahan akhir pekan lalu dan sebuah pengadilan di Kiev, Selasa (4/6/2019), memerintahkan keduanya untuk ditahan tanpa jaminan sambil menunggu persidangan.

Apabila terbukti bersalah, kedua polisi itu terancam hukuman penjara seumur hidup. Kepala kepolisian nasional Ukraina, Sergiy Knyazev mengatakan, kedua petugas polisi tersebut telah dipecat.

"Seluruh jajaran kepolisian menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kematian Kyrylo. Ini adalah tragedi bagi kedua orangtuanya," ujar Knyazev.

Sementara itu, Presiden Volodymyr Zelensky, yang baru dilantik bulan lalu, berjanji akan melakukan segala cara untuk mengusut kasus ini dan menghukum mereka yang bertanggung jawab atas kematian bocah itu.

Insiden penembakan itu juga dikecam aktivis, yang menyebutkan sebagai pembunuhan dan manifestasi impunitas pihak kepolisian.

"Di negara normal, menteri dalam negeri akan berhenti setelah insiden mengerikan seperti ini," ujar organisasi nonpemerintah, Pusat Aksi Anti-Korupsi, dalam pernyataannya di Facebook. (Kompas.com/Agni Vidya Perdana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mabuk-mabukan dan Tembak Mati Bocah Usia 5 Tahun, Dua Polisi Ditahan",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved