Renungan Harian

Renungan Harian Kristen Protestan Senin 3 Juni 2019, "Air Mata Cinta"

Renungan Harian Kristen Protestan Senin 3 Juni 2019, "Air Mata Cinta" oleh Pdt Dina Dethan Penpada MTh

Renungan Harian Kristen Protestan Senin 3 Juni 2019,
dokumentasi pribadi
Pdt Dina Dethan Penpada MTh 

Matanya tampak sembab dan suaranya lirih bercerita saat perpisahan terakhir menjelang kematiannya.

Ia melihat air mata di pelipis mata kiri istrinya seolah ada pertautan batin. Beliau mengakui bahwa air matanya pun sempat jatuh.

Air mata cinta, air mata kasih, air mata sayang.

Bacaan kita hari ini juga menceriterakan tentang kesedihan Abraham ketika Sara, istrinya meninggal. 

Ayat 2 bacaan kita mengatakan: ketika Sara meninggal, Abraham meratapi dan menangisinya. 

Meratap: tidak sekedar tetesan air mata, tetapi cucuran air mata yang disertai tangisan dan jeritan yang histeris sebagai ungkapan kesedihan tetapi juga penghormatan terhadap Sara istrinya.

Alkitab tidak menceriterakan secara detail bagaimana perasaan Ishak pada saat Sara meninggal, tetapi dapat dipastikan bahwa Ishak sangat kehilangan mamanya.

Pada saat itu Ishak berusia 37 tahun dan ia belum menikah.  

Abraham meratapi istrinya, oleh karena Sara istrinya telah menghabiskan sebagian hidupnya bersamanya.

Sara mengikuti Abraham dari Ur-Kasdim sampai ke Haran, kemudian ketanah Kanaan. 

Halaman
1234
Editor: Eflin Rote
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved