Cuaca Perairan Tak Menentu, Basarnas Kupang Imbau Masyarakat NTT Waspada

dikhususkan untuk masyarakat yang memanfaatkan angkutan penyeberangan dan yang melakukan usaha di lautan.

Cuaca Perairan Tak Menentu, Basarnas Kupang Imbau Masyarakat NTT Waspada
POS KUPANG/RYAN NONG
Kepala SAR Kupang Emi Freezer 

Cuaca Perairan Tak Menentu, Basarnas Kupang Imbau Masyarakat NTT Waspada

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang Emi Freezer mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap cuaca perairan yang tidak menentu seperti yang dirilis oleh Badan Meteorologi dan Geofisika Kupang.

Himbauan ini, dikhususkan untuk masyarakat yang memanfaatkan angkutan penyeberangan dan yang melakukan usaha di lautan.

Kepada POS-KUPANG.COM pada Senin (3/6/2019), Emi mengatakan bahwa merujuk pada informasi yang diterbitkan BMKG, maka sampai bulan Agustus 2019 cuaca di perairan masih tidak menentu dimana adanya angin serta ketinggian ombak yang bisa mencapai empat meter.

Kondisi Kritis dalam perjalanan dari Australia, Awak Kapal Korea Dievakuasi di Kupang

Agar Lebaran Lebih Menyenangkan, Begini Tips Makan Ketupat dan Opor Ayam Bagi Penderita Diabetes

Cerita Annisa Pohan Didatangi Ani Yudhoyono Lewat Mimpi, Memo Mau Cari Aktivitas

Oleh karena itu, sebagai Kepala SAR, ia berharap agar masyarakat dapat selalu memperhatikan himbauan dan informasi dari BMKG tersebut. Ia juga meminta masyarakat agar selalu memantau dan mengupdate perkembangan informasi cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG.

"Kalau kita bicara angkutan penyeberangan baik transportasinya maupun usaha, dimohon untuk selalu memperhatikan himbauan BMKG. Mohon juga untuk selalu memantau dan update peringatan peringatan tersebut," katanya.

Terkait hal ini, ia mengatakan bahwa upaya menjaga keselamatan pelayaran ataupun usah di lautan dari nelayan merupakan tanggung jawab semua pihak, bukan hanya satu dua pihak atau instansi terkait saja.

"Peran semua pihak kepada masyarakat untuk ikut andil, karena keselamatan itu tanggung jawab semua warga negara. Karena kalau bicara soal keselamatan jiwa itu sudah masalah kanusiaan," paparnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved