Rabu, 22 April 2026

Lepaskan Jas Hitam, AHY dan Ibas Turunkan Jenazah Ibunda ke Pusara

Setelah Lepaskan Jas Hitam, AHY dan Ibas Turunkan jenazah Ibunda ke Pusara

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) beserta keluarga didampingi Menko Polhukam Wiranto (kedua kiri) dan Ketua DPR Bambang Soesatyo (kanan) melakukan penghormatan saat upacara militer pelepasan jenazah almarhumah Ani Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). 

Setelah Lepaskan Jas Hitam, AHY dan Ibas Turunkan jenazah Ibunda ke Pusara

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Jenazah Ani Yudhoyono diturunkan ke dalam makam oleh kedua putranya, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) dan Edhie Baskoro ( Ibas) Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019).

Jenazah Ibu Ani dibawa dengan menggunakan peti yang diselubungi bendera merah putih oleh prajurit TNI.

Megawati, Habibie, dan Try Sutrisno Ikut Lepas Ani Yudhoyono ke Peristirahatan Terakhir

Begitu peti diletakan di samping makam, Agus dan Ibas berjalan mendekat dan melepaskan jas hitam yang dikenakannya. Mereka lalu masuk ke dalam makam dan menurunkan jenazah ibundanya.

Saat penurunan jenazah berlangsung, bendera merah putih dibentangkan di atas makam.

Ani Yudhoyono wafat pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 di National University Hospital Singapura.

Ini Alasan Wapres Kalla Tak Hadiri Pemakaman Ani Yudhoyono

Ani wafat setelah menjalani perawatan intensif di Ruang ICU sejak Rabu (29/5/2019) lalu. Putri dari mantan Pangdam Cenderawasih Saro Edhie Wibowo itu divonis mengidap kanker darah empat bulan lalu.

Sejak itu, dia menjalani perawatan di Singapura. Kondisinya sempat membaik dan diperkenankan keluar rumah sakit selama tiga hari.

Namun setelah itu, kondisi Ani memburuk hingga harus dirawat di ruang ICU hingga dinyatakan meninggal dunia. Ani dimakamkan dengan upacara militer di TMP Kalibata. Presiden Joko Widodo jadi Inspektur Upacara.

Ratapan Annisa Pohan

Mengutip TRIBUNNEWS.COM - Kepergian Ani Yudhoyono menghadap Sang Khalik meninggalkan duka mendalam di hati tiap orang.

Tak terkecuali menantunya, Annisa Pohan.

Ya, semasa hidup, Ani Yudhoyono memang dikenal sangat dekat dan akrab dengan para menantunya.

Maka tak heran, saat Ani Yudhoyono berpulang hal tersebut menjadi pukulan berat bagi Annisa
Pohan.

Melalui akun Instagram-nya pada Minggu (2/6/2019) dini hari, Annisa kembali mengenang
momen kebersamaannya dengan wanita yang dipanggil Memo itu.

Ia mengunggah video Ani Yudhoyono yang kala itu tengah latihan agar kakinya semakin kuat
untuk berjalan.

Saat keduanya tengah berbincang, datanglah SBY yang masuk sambil membawa kopi.

Kala itu, Annisa bahkan sempat bercanda dan menyebut SBY sebagai penjaga alias body guard
untuk sang istri.

Melalui caption panjang yang ditulisnya, Annisa Pohan juga mengungkapkan penyesalannya
karena merasa belum maksimal dalam merawat sang mertua.

"15 Mei 2019

Disini Memo dalam kondisi yang paling baik dari 4 bulan di Rumah sakit, karena hasil darahnya
cukup bagus untuk keesokan harinya diperbolehkan keluar kamar sebentar untuk menghirup
udara segar.

walaupun malam-malam Memo semangat exercise sehingga dapat semakin kuat untuk jalan.

terlihat mukanya sangat bahagia karena tidak sabar menyambut besok.

tidak menyangka tidak lama setelah itu kembali drop kondisinya.

ya Allah maafkan hamba kalau selama menjadi menantu Memo perilaku dan perkataan saya
menyakiti hati Memo.

Memo maafkan Annisa, Annisa merasa belum maksimal dalam merawat Memo, seharusnya
Annisa bisa lebih baik lagi," tulis Ibunda Almira Tunggadewi Yudhoyono tersebut.

Kesedihan Annisa Pohan tak hanya terlihat dari postingan Instagram-nya saja, namun tampak
pula dari foto yang diunggah oleh akun Instagram @vennydarwin.

Dalam foto yang diunggah akun Instagram @vennydarwin via Instagram Stories, Annisa Pohan
yang berbalut kaftan batik dan kerudung hitam terlihat tengah meratapi peti mati Ani
Yudhoyono.

Ia tampak jongkok di sisi peti sang mertua sambil salah satu tangannya memegang peti seolah
mengucapkan salam perpisahan.

Matanya tampak sembab karena terlalu banyak mengeluarkan air mata dan menahan kesedihan.

Kesedihan Annisa Pohan

Tak hanya potret kesedihan Annisa Pohan, akun Instagram @vennydarwin juga mengunggah
momen saat Annisa dan AHY saling menguatkan satu sama lain.

Pasangan suami istri ini tampak duduk berdampingan di sofa sambil berpegangan tangan.

Momen ini sukses membuat Venny Darwin ikut larut dalam kesedihan yang dituangkannya
dalam caption berikut ini.

AHY dan Annisa Pohan saling menguatkan satu sama lain

"Dan hati ini pun ikut menangis mendengar cerita kalian (emoji love) @annisayudhoyono
@agusyudhoyono," tulisnya sebagai caption.

SBY Ungkap Beberapa Keinginan Ibu Ani Yudhoyono

Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono menyebutkan beberapakeinginan istrinya, Almarhumah Ani Yudhoyono.

Keinginan itu ingin diwujudkan Ani jika sembuh dari penyakit kanker darah yang dideritanya dan keluar dari rumah sakit.

"Cita-citanya banyak. Kalau sembuh ingin antar anak, cucu, antar cucu ke sekolah. Ingin fotografi, bisa bertemu masyarakat dan bebas dari kepentingan politik apa pun," ujar SBY di rumah duka di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019).

Meski demikian, cita-cita tersebut tak sempat diwujudkan karena Ani berpulang pada Sabtu (1/6/2019).

Menurut SBY, dia berkeinginan untuk menulis buku tentang perjalanan hidup Ani Yudhoyono dan segala cita- citanya.

Dia berharap perjalanan hidup Ani dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang.

"Banyak cerita, saya ingin menulisnya nanti untuk jadi pengetahuan dari saudara-saudara. Beliau
yang seorang biasa terlahir dengan nama Kristiani Herrawati lalu menjadi Ani Yudhoyono," kata
SBY.

Lanjutkan cita-cita

SBY bersama keluarga bertekad akan mengerjakan rencana dan cita-cita Ani Yudhoyono yang tidak sempat diwujudkan.

SBY mengungkap banyak hal yang ingin dilakukan Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono apabila ia sembuh dari penyakit kanker darah yang dideritanya.

SBY tidak merinci apa saja keinginan almarhumah tersebut.

Namun, rencana Ani itu berkaitan dengan sahabat-sahabatnya dan masyarakat Indonesia pada
umumnya.

"Tapi Tuhan menakdirkan yang lain," ujar SBY di National University Hospital (NUH), Singapura, seperti dilansir dari Kompas TV, Sabtu (1/6/2019).

Pada pukul 11.50 waktu setempat, Ani Yudhoyono yang dalam keadaan tertidur menghembuskan
nafas terakhirnya.

SBY pun bertekad untuk mengerjakan rencana dan cita-cita Ani yang tidak sempat diwujudkan.

"Saya dan keluarga Insya Allah akan wujudkan mimpi-mimpi dan cita-cita Ibu Ani yang belum
bisa diwujudkan," ujar SBY.

Teteskan air mata

SBY sempat berbicara kepada istrinya, Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono, satu jam sebelum istri tercinta menghembuskan nafas terakhir, Sabtu (1/6/2019) siang.

Saat itu, air mata SBY jatuh di kening Ibu Ani.

Sambil mengusap, SBY berbisik ke telinga Ibu Ani yang terbaring di Ruang ICU, National University Hospital, Singapura.

"'Memo (panggilan sayang untuk Ibu Ani), kami semua ada di sini. Air mata yang jatuh itu
adalah air mata cinta, air mata kasih dan air mata sayang'," ucap SBY saat bercerita di depan
Presiden Joko Widodo, Presiden ketiga RI BJ Habibie dan sejumlah tamu yang datang melayat di
kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019) malam.

SBY yakin Ibu Ani dapat mendengar kata-katanya itu meski sedang tidak sadarkan diri karena dibius.

Menurut SBY, Ibu Ani sempat menitikkan air mata.

"Tetapi saya melihat di pelupuk matanya ada titik-titik air mata. So she was listening to us.
Karena mungkin orang-orang yang disayangi itu masuk dalam hati dan pikiran," kata SBY.

SBY pun menceritakan saat-saat terakhir Ibu Ani menghadap ke Sang Pencipta.

Ia mengatakan, wajah Ibu Ani terlihat bahagia dan relaks.

"Saya ucapkan, 'Ibu, selamat jalan, semoga Memo hidup tenang di sisi Allah SWT'," ucap SBY
sambil menitikkan air mata dan nada bicaranya terbata-bata.

Ibu Ani Yudhoyono tutup usia setelah berjuang melawan kanker darah di National University Hospital (NUH), Singapura, Sabtu pukul 11.50 waktu setempat.

Ibu Ani dirawat di rumah sakit tersebut sejak 2 Februari 2019. (*)

(Tribunnews.com/Fathul Amanah)(Kompas.com/Jessi Carina)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "AHY dan Ibas Turunkan Jenazah Ibunda ke Pusara ",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved