Berita Berkas Perkara Korupsi Embung Nimasi di TTU, Bolak Balik Polisi Jaksa Sudah Tiga Kali

tiga orang tersangka dengan kapasitas yang berbeda diantaranya direktur perusahaan pelaksana, pengawas

POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Kasat Reskrim Polres Kabupaten TTU, Iptu Ricky Dally, S.H 

Berita Berkas Perkara Korupsi Embung Nimasi di TTU, Bolak Balik Polisi Jaksa Sudah Tiga Kali

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Berkas perkara kasus korupsi proyek embung di Desa Nimasi, Kecamatan Miomaffo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) bolak-balik antara jaksa dan polisi.

Setidaknya, sudah tiga kali berkas perkara kasus yang menyeret tiga orang tersangka dengan kapasitas yang berbeda diantaranya direktur perusahaan pelaksana, pengawas, dan PPk bolak balik antara jaksa dan polisi

Meski berkas perkara tersebut sudah bolak balik antara jaksa dan polisi sebanyak tiga kali, penyidik dari Polres Kabupaten TTU tetap memenuhi berupaya memenuhi petunjuk dari jaksa.

"Sudah tiga kali, dan kemari sudah kami penuhi petunjuk dari jaksa, dan kemarin sudah kami limpahkan ke kejaksaan," kata Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto melalui Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Ricky Dally, S.H kepada Pos Kupang di Mapolres TTU, Jumat (31/5/2019).

BREAKING NEWS! Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Ibu Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Gubernur NTT Pimpin Apel Harlah Pancasila di Ende

Hari Raya Idul Fitri 2019! Ini Kumpulan Ucapan Selamat Idul Fitri, Mulai Yang Sunnah hingga Kekinian

Ricky menambahkan, penyidik Polres TTU sudah menyerahkan kembali tiga berkas perkara kasus korupsi untuk tiga orang tersangka sehingga saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk dari Jaksa.

"Kelihatan kali ketiga ini berkas sudah rampung, tapi kita masih tetap menunggu petunjuk dari jaksa. Jadi kita tunggu saja," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, pihak penyidik dari Satreskrim Polres Kabupaten TTU telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus korupsi proyek embung di Desa Nimasi, Kecamatan Bikomi Tengah.

Tiga tersangka yang telah ditetapkan oleh penyidik Polres Kabupaten TTU itu mempunyai kapasitas yang berbeda, dimana satu tersangka yang berkapasitas sebagai kontraktor pelaksana.

Selain itu ada dua orang lain yang juga ditetapkan statusnya sebagai tersangka oleh penyidik, masing- masing berkapasitas sebagai pengawas proyek, dan yang berkapasitas sebagai PPK.

Penetapan terhadap dua tersangka baru tersebut dilakukan setelah pihak penyidik Polres Kabupaten TTU melakukan pengembangan terhadap kasus korupsi pengerjaan proyek embung di Desa Nimasi, Kecamatan Miomaffo Tengah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved