Selasa, 5 Mei 2026

Pertama Kali Kampus STAKN Kupang Gelar Ujian Disertasi

Untuk pertama kalinya kampus Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri ( STAKN ) Kupang menggelar ujian disertasi untuk program S3.

Tayang:
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Suasana Ujian disertasi 

Alasan dia memilih penelitian tentang karakter karena saat ini karakter anak-anak di mana saja berada sering melakukan tindakan tidak terpuji misalnya meminum minuman keras (Miras), mengeluarkan bahasa kotor dan tindakan tidak terpuji lainnya. Hal inilah yang mendorongnya tertarik melakukan penelitian penyebab perubahan karakter tersebut dalam keluarga Kristen

"Karakter anak-anak sekarang kan rusak, khususnya anak-anak remaja itu kan dimana-mana sering melakukan kekerasan, miras, mengeluarkan bahasa kotor (maki) itu yang terjadi, sering terjadi itu yang saya tertarik " ujar Jonatan yang juga adalah pegawai Kementerian Agama Kota Kupang.

Dia juga bersyukur sebab bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan penguji utama Prof. Samuel B. Hakh dan penguji lainnya yang berjumlah 6 orang

Berikut ini lima mahasiswa yang mengikuti ujian disertasi dalam meraih doktor yakni Kresbinol Labobar, Alexander Mirino, Yoseph Kambu, Daud Saleh Ludji dan Jonathan Leobisa

Alih Status Jadi Institut

Kampus STKAN Kupang terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Ketua Tim Transformasi Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Kupang menjadi Institut Agama Kristen Negeri Kupang, Odhita Hutabarat menjabarkan bahwa sudah dua tahun ini kampus STAKN Kupang sedang mempersiapkan diri untuk beralih status menjadi institut. Tahun lalu, Kementerian Agama sendiri sudah melakukan penilaian dan STAKN Kupang layak beralih status menjadi institut. Kabar terakhirnya, lanjut dia, proses ini sudah sampai di Kemenpan RB. "Kami tinggal menunggu SK Presiden saja," ungkapnya.

Dia meminta bantuan gubernur, para legislator di pusat dan para senator untuk ikut membantu menyuarakan kehendak lembaga ini untuk beralih status.

"Rekomendasi sudah tapi yang paling penting adalah lobi-lobi politik. Kalau ini terwujud maka ini jadi persembahan bagi provinsi ini," paparnya.

Saat ini, di Indonesia sudah ada tiga kota yang memiliki institut agama Kristen yaitu Kota Ambon, Manado dan Tarutung.

"Kupang ini akan menjadi kota keempat di Indonesia ini," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved