BPR Danamas Atambua Buka Bazar Murah

Tujuan bazar murah ini untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga murah

BPR Danamas Atambua Buka Bazar Murah
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Direktur Utama BPR Danamas Belu, Siprianus Bintura bersama staffnya foto bersama di bazar murah, Senin (27/5/2019). 

BPR Danamas Atambua Buka Bazar Murah

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA---Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Danamas Atambua, Kabupaten Belu membuka bazar murah selama satu bulan terhitung tanggal 25 Mei sampai dengan 25 Juni 2019.

Kegiatan bazar murah berlokasi di Kantor BPR Danamas Atambua, depan Pasar Inpres Atambua.

Bazar murah ini dibuat dalam rangka ulang tahun BPR Danamas Atambua yang ke 6 dan Hari BPR Nasional serta menyosong hari raya Idul Fitri.

Tujuan bazar murah ini untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga murah.

Pelajar SMA di Nagekeo Ikut Lomba Lari

VIDEO: Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora, Buka Puasa Bersama Umat Muslim, Ini Pesannya

Selain itu, untuk lebih memperkenalkan produk produk BPR Danamas Belu seperti tabungan, deposito dan kredit kepada masyarakat dan menarik masyarakat untuk menabung di BPR Danamas.

Direktur Utama BPR Danamas Belu, Siprianus Bintura saat ditemui Pos Kupang.Com, Senin (27/5/2019) mengatakan, BPR Danamas Belu membuka bazar murah untuk barang kebutuhan pokok. Barang-barang yang dijual antara lain, beras, telur ayam, gula pasir, sabun, rinso.

Beras jenis Imprare 6 dijual seharga Rp. 9.000 per kilogram, gula pasir Rp 14 ribu per kilogram, telur Rp 48.500 per papan dan minyak goreng Rp 11.500 per kemasan.

Harga barang tersebut lebih murah dari harga di pasaran sehingga setiap pembelian satu jenis barang akan mendapatkan selisih. Selisih harga barang tersebut bisa dimanfaat sebagai dana awal untuk menabung di BPR Danamas.

"Kita jual beras kulitas bagus Rp 9.000 per kilo. Kalau harga di pasar atau toko sudah Rp 11.000 per kilo. Berarti ada selisih Rp 2.000 per kilo. Kalau dia beli 20 kilo maka sudah mendapat Rp 40 ribu. Selisih harga yang mereka beli itu dipakai sebagai dana awal untuk menabung," jelas Siprianus Bintura.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved