Pemerintah Sikka Kehilangan Rp 100 Miliar Dana Afirmasi

Pihak Pemerintah Kabupaten Sikka Kini Kehilangan Rp 100 Miliar Dana Afirmasi

Pemerintah Sikka Kehilangan Rp 100 Miliar Dana Afirmasi
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Pemimpin Redaksi HU Pos Kupang, Hasyim Ashari (kanan), dan Pemimpin Perusahaan Erniwaty Madjaga, dialog dengan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, di rumah jabatan bupati Jalan El Tari Kota Maumere, Pulau Flores,Sabtu (25/5/2019). 

Pihak Pemerintah Kabupaten Sikka Kini Kehilangan Rp 100 Miliar Dana Afirmasi

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Dikeluarkannya Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Provinsi NTT dari predikat kabupaten tertinggal dua tahun yang mengakibatkan kerugian Rp 100 miliar dana afirmasi setiap tahun.

"Saya masih terus perjuangkan ini. Sudah ada koordinasi Kementrian Desa dengan Kementrian Keuangan RI. Mudahan-mudahan usaha ini berhasil," kata Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, saat menerima Pemred HU Pos Kupang, Hasyim Ashari, Pemimpin Perusahaan Erniwaty Madjaga, didampingi Kepala Biro HU Pos Kupang Maumere, Eginius Mo'a, dan Kepala Biro Ruteng, Aris Ninu, Sabtu (25/5/2019) di rumah jabatan Bupati Sikka.

Setelah Jadi Isteri Ahok BTP, Penampilan Puput Nastiti Devi Berubah Total

Kunjungan manajemen HU Pos Kupang menjajaki kemungkinan berbagai kerjasama disambut baik Bupati Sikka. Ia berencana memulainya sesegera mungkin, karena kerjasama ini memberi efek langsung bagi kemajuan Sikka di masa depan.

Perjuangan mendapatkan dana afirmasi, demikian Roby, sapaan Fransiskus Roberto Diogo masih terus dilakukannya. Ia berharap pemerintah pusat memahami kondisi Sikka saat ini.

Pemprov NTT Luncurkan Program Beasiswa Pendidikan Vokasi ke Griffith University, Australia

Pemerintah Sikka, kata Roby, tak hanya mengalami kerugian dana afirmasi Rp 100 miliar, tetapi juga juga berbagai program dan kegiatan dari kementrian dan lembaga.

"Pemerintah akan memperhatikan status sebuah daerah ketika melakukan intervensi program dan kegiatan ke daerah-daerah," kata Roby.

Ia mengaku tak memahami upaya pemerintahan Sikka di periode lalu memperjuangkan Sikka keluar dari status daerah tertinggal.

Dicontohkan kondisi wilayah tetangga Kabupaten Ende dengan jumlah penduduk 280 jiwa lebih kecil dari Sikka dan pendapatan perkapita Rp 17 juta/tahun. Sedangkan Sikka pendapatan perkapita Rp 13 juta/tahun dikeluarkan dari kabupaten tertinggal.

"Tidak masalah Sikka kembali ke status daerah tertinggal. Kenyataan masih banyak desa-desa di Sikka kategori tertinggal," tegas Roby. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved