Sampai kapan whatsapp, Instagram, dan Facebook Lelet sejak Aksi 22 Mei Berakhir? Ini Jawaban Kominfo

Sampai kapan whatsapp, Instagram, dan Facebook Lelet sejak Aksi 22 Mei Berakhir? Ini Jawaban Kominfo

Editor: Bebet I Hidayat
kompas.com
Ilustrasi - Sampai kapan whatsapp, instagram, dan Facebook Lelet sejak Aksi 22 Mei Berakhir? Ini Jawaban Kominfo 

Bantah 10 Hari 

Sejumlah media sosial (medsos), seperti instagram, WhatsApp, dan Facebook diisukan dibatasi pemerintah sampa 10 hari ke depan.

Isu tersebut langsung dibantah oleh Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Sri Yunanto.

Saat menjadi narasumber di acara Sapa Indonesia Kompas TV, Sri Yunanto mengatakan pihaknya tak pernah menyebut medsos akan dibatasi hingga 10 hari.

Namun Sri Yunanto juga tak memberikan jawaban pasti kapan tepatnya pembatasan medsos ini berakhir.

"Oh enggak, enggak saya enggak bilang 10 hari, belum diputuskan tergantung situasi," jelas Sri Yunanto.

"Tergantung situasi, karena pada dasarnya memberikan kebebasan juga ke media cetak, kalau kontrol media cetak di dewan pers, kalau media sosial di pemerintah," tambahnya.

Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara mengatakan blokir atau pembatasan media sosial akan dibuka jika memang situasi sudah kondusif.

"Tunggu kondusif ya, yang bisa menyatakan suasana kondusif atau tidak tentu dari pihak keamanan. Dari sisi intelijen dari sisi Polri dari sisi TNI, kalau kondusif kita akan buka akan fungsikan kembali fitur-fitur. Karena saya sendiripun merasakan dampak yang saya buat sendiri," ungkap Rudiantara, Kamis (23/5/2019) di Kemenko Pohukam, Jakarta.

Menggunakan VPN

Untuk mengatasi gangguan tersebut, sebagian pengguna mencoba celah internet dengan VPN.

VPN merupakan Virtual Private Network.

Pengertian VPN adalah suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lainnya secara pribadi (private) melalui jaringan publik (internet).

Lantas, apakah penggunaan VPN untuk mengakali Facebook, instagram, dan Whatsapp Down beroperasi normal aman?

Melansir dari laman lifehacker.co.uk peneliti dari CSIRO, UC Barkeley, UNSW Sydney, dan UCSI mengungkapkan penggunaan VPN di smartphone Anda sangat berisiko.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved