Kamis, 9 April 2026

Gradiana Faotlo Senang Pegadaian Bisa Menerima Hasil Tenun Masyarakat

Penenun asal Desa Botof, Kecamatan Insana yang diketahui bernama Gradiana Faotlo menyambut baik kebijakan pegadaian terima tenun ikat sebagai jaminan

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/ Yeni Rachmawati
Kain Tenun asal Nagekeo dijadikan jaminan di Pegadaian 

Gradiana Faotlo Senang Pegadaian Bisa Menerima Hasil Tenun Masyarakat

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Penenun asal Desa Botof, Kecamatan Insana yang diketahui bernama Gradiana Faotlo menyambut antusias terkait dengan kebijakan inovatif dari pihak PT. Pegadaian yang menjadikan hasil tenunan sebagai barang jaminan jika masyarakat meminjam uang.

Ia mengatakan, sebagai penenun dirinya senang dengan kebijakan inovasi dari pihak PT Pegadaian yang menjadikan tenunan sebagai barang jaminan untuk meminjam uang kepada masyarakat.

Gradiana yang juga berprofesi sebagai seorang guru mengatakan, dengan adanya kebijakan inovatif itu dapat membantu masyarakat dan para penenun, manakala mereka mengalami kesulitan keuangan.

Maria Hoar Tenun Motif Biasa

Pengadaian Cabang Prailiu, Sumba Timur Kasih Pinjaman Berdasarkan Kualitas Kain Tenun

"Sebagai masyarakat kami sangat senang, karena nanti ketika kami butuh uang, maka hasil karya kami bisa dijadikan sebagai barang jaminan, setelah itu baru ditebus," ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan inovasi dari PT Pegadaian itu dapat membantu para penenun, jika nantinya para penenun mengalami kekurangan modal untuk menenun.

"Dan uang pinjaman dari Pegadaian itu, nantinya bisa dijadikan sebagai modal untuk menenun, karena bagaimanapun untuk menenun, para penenun membutuhkan modal yang tidak sedikit," ujarnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved