Live: Situasi Memanas, Terjadi Gesekan Pengunjuk Rasa dan Aparat di Bawaslu
Pembubaran dilakukan setelah sebelumnya polisi memberikan toleransi kepada massa hingga mereka selesai melakukan Salat Tarawih.
Situasi Memanas di Bawaslu PascaRekapitulasi Pilpres 2019
POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Aksi unjuk rasa di Depan Gedung Bawaslu memanas sekitar pukul 23.00 Wita.
Aksi ini menyusul massa yang berusaha masuk ke Bawaslu dipaksa mundur oleh aparat kepolisian.
Massa yang terus mendesa namun polisi berhasil memaksana massa mundur.
Polisi beberapa saat lalu mulai membubarkan massa yang berkumpul di depan kantor Bawaslu di kawasan Thamrin Jakarta.
Pembubaran dilakukan setelah sebelumnya polisi memberikan toleransi kepada massa hingga mereka selesai melakukan Salat Tarawih.
Massa yang menentang penetapan hasil Pemilu oleh KPU ini mulai berdatangan sejak sore hari.
Aksi unjuk rasa ini sudah berlangsung sejak pukul 14.00 Wita, Selasa (21/5/2019).
Aksi damai berujung geseakan antara keamanan dan pengunjung rasa yang memaksana masuk ke gedung Bawaslu.
Sebelumnya Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN).
KPU menyebut jumlah suara sah nasional 154.257.601.
Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01Jokowi-Maruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional.
Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.
"Memutuskan menetapkan keputusan KPU tentang penetapan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden,"
"anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah,"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/situasi-di-bawaslu.jpg)