Ini Harapan Bupati Ende dengan Launching Beras Mautenda dan Ekoleta

Ini harapan Bupati Ende dengan launching beras Mautenda dan Ekoleta agar masyarakat bisa bangga konsumsi beras produk dari Ende

Ini Harapan Bupati Ende dengan Launching Beras Mautenda dan Ekoleta
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Bupati Ende, Ir. Marsel Petu Menunjukan Beras Mautenda. 

POS-KUPANG.COM | ENDE- Launching beras Mautenda dan Ekoleta diharapkan dapat memacu semangat para petani untuk bekerja lebih keras untuk memperoleh hasil yang optimal.

"Dengan dilaunchingnya beras Mautenda dan Ekoleta yang sudah memakai label tersendiri maka ada kepuasan dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Ende yang mengkonsumsi beras lokal, hasil keringat masyarakat Ende. Harapan kita bersama agar dengan dilaunchingnya beras Mautenda dan Ekoleta produksi beras lokal kita akan semakin dikenal luas," kata Bupati Ende, Ir. Marselinus Y. W. Petu saat launching beras Mautenda dan Ekoleta bertempat di kompleks BPP Mautenda, Kecamatan Wewaria,Kabupaten Ende, Senin (20/5/2019)

Anda Sering Nyaris Ketinggalan Pesawat? Intip YUK Trik Jitu Ini!

20 Terduga Provokator Kerusuhan Tertunduk Saat Tiba di Polda Metro Jaya, Termasuk Pembakar Mobil

Beras ini dikemas dalam ukuran masing-masing 5 kilogram (kg) dan 10 kg serta 25 kg. Pencapaian prestasi hari ini, kata Marsel, hendaknya diikuti dengan manajemen yang terkoordinasi secara profesional sehingga adanya kesinambungan.

"Apa yang ditampilkan hari ini tidak hanya selesai hari ini saja atau menjadi kebanggaan yang bersifat sementara, tetapi pencapaian prestasi ini harus ditingkatkan dimasa-masa mendatang, sehingga catatan sejarah hari ini menjadi awal kebangkitan bagi sektor pertanian di wilayah ini," ujar Marsel.

Peluncuran beras, kata ia, membuktikan komitmen untuk berjuang bersama membangun dan membawa perubahan bagi Kabupaten Ende terutama peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, saat ini pengelolaan telah menggunakan peralatan-peralatan pertanian yang lebih berkualitas. sehingga sudah saatnya petani harus menerima perubahan-perubahan bagi peningkatan produksi pertanian dengan mau menggunakan peralatan pertanian yang semakin canggih.

Wiranto Sebut Ada Skenario untuk Menciptakan Kekacauan, Ini Tujuannya

Robek Gawang Barito Putera, Striker Macan Kemayoran Marko Simic Tak akan Pindah dari Persija

" Tidak ada lagi petani yang bekerja dengan apa adanya, tetapi harus adanya inovasi agar kerja petani semakin efisien dengan hasil yang lebih meningkat dari sebelumnya."ujarnya.

Sebelum melakukan launching beras Bupati Marsel bersama Dandim 1602 Ende, Letkol Inf Mochamad Fuad Suparlin, S.I.P.,M.Tr.(Han) berkesempatan melakukan uji coba mesin pemotong padi (combine harvester) dan menyaksikan demonstrasi mesin penggilingan padi.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende, Marianus Aleksander mengatakan, terkait dengan launching beras ia berharap dengan adanya proses labelisasi maka masyarakat konsumen dapat mengetahui identitas beras yang akan dipasarkan.

Terkait dengan potensi pertanian Kabupaten Ende ia menjelaskan, upaya khusus (Upsus) secara nasional maupun di Kabupaten Ende sudah dimulai sejak tahun 2015 dengan sasaran pada tanaman padi, jagung, kedelai (Pajale). Sedangkan untuk tahun 2019 ini, pada periode masa tanam (MT) pertama yang dipanen yakni untuk lahan sawah dan ladang ditanam seluas 8.784 ha dari target 9.115 ha. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved