2 Nelayan Ditangkap karena Gunakan Bom saat Tangkap Ikan

Sebanyak 2 Nelayan Ditangkap karena Gunakan Bom Pada saat Tangkap Ikan

2 Nelayan Ditangkap karena Gunakan Bom saat Tangkap Ikan
KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE
Wakil Direktur Ditpolair Polda NTT AKBP I Ketut Adnyana, bersama seorang penyidik, memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan. 

Sebanyak 2 Nelayan Ditangkap karena Gunakan Bom Pada saat Tangkap Ikan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dua orang warga Nusa Tenggara Timur ( NTT) ditangkap aparat Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda NTT, karena menggunakan bom saat menangkap ikan.

Wakil Direktur Ditpolair Polda NTT AKBP I Ketut Adnyana mengatakan, dua orang nelayan itu berinisial KK dan YKB.

SBY Puji Prabowo Subianto yang akan Menggugat Hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi

"Dua nelayan ini ditangkap di dua lokasi yang berbeda, karena berkaitan dengan penggunaan bahan peledak yang dirakit dan digunakan untuk mengebom ikan," ungkap Adnyana, dalam jumpa pers dengan sejumlah wartawan, di Markas Polairud, Selasa (21/5/2019).

Adyana menyebut, KK merupakan warga Desa Huilelot, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, sedangkan YKB merupakan warga Desa Waturia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.

Untuk pelaku KK, lanjut Adnyana, ditangkap di sekitar Perairan Batu Hopong, wilayah selatan Pulau Semau. Sedangkan pelaku YKB, ditangkap di sekitar Perairan Nagaraso, Pulau Flores.

SBY Bersyukur dan Lega Jokowi Jadi Pemimpin dan Pengayom Seluruh Rakyat Indonesia

Selain menangkap dua pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sampan, ikan hasil pengeboman, dan sejumlah barang terkait lainnya.

"Kedua pelaku memiliki motif yang sama untuk melakukan pengeboman ikan menggunakan alat peledak rakitan," ungkap Adnyana.

"Mereka mengaku menggunakan bom ikan karena bisa membuatnya dengan biaya yang murah serta lebih banyak hasil yang didapatkan," sambung Adnyana.

Keduanya saat ini diamankan di Markas Ditpolairud Polda NTT. "Keduanya pun dijerat dengan Pasal 84 Ayat 1, Pasal 8 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, dengan ancaman hukuman enam tahun penjara," ujar dia. (Kompas.com/Sigiranus Marutho Bere)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gunakan Bom untuk Tangkap Ikan, 2 Nelayan di NTT Ditangkap",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved