Pemkab Ende Dapat Bantuan Mesin Panen Padi dari Kementerian Pertanian

Pihak Pemkab Ende Dapat Bantuan Mesin Panen Padi dari Kementerian Pertanian

Pemkab Ende Dapat Bantuan Mesin Panen Padi dari Kementerian Pertanian
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Bupati Ende, Ir. Marsel Petu Mencoba Mesin Pemotong Padi. 

Pihak Pemkab Ende Dapat Bantuan Mesin Panen Padi dari Kementerian Pertanian

POS-KUPANG.COM | ENDE - Pemerintah Kabupaten Ende mendapat bantuan alat panen padi tipe besar dari Kementerian Pertanian. Alat ini sudah mulai beroperasi membantu petani panen di Desa Mautenda, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Ir. Marianus Alexander mengatakan hal itu kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (21/5/2019) di Ende.

Awal Juli 2019 Ada Ekspo di Politeknik Elbajo Commodus Labuan Bajo

Marianus mengatakan bahwa selama ini petani yang di wilayah utara terpaksa harus menyewa alat combine harvester milik pengusaha dari Mbay dan Maumere dengan biaya sewa Rp 3.000.000 per ha, atau kalau sistim bagi hasil sewanya 7 -8 berbanding 1. 7-8 karung untuk petani, 1 karung untuk pemilik alat. Sehingga yang terjadi banyak juga gabah petani kita harus keluar dari wilayah Kabupaten Ende.

Dikatakan tujuan pemanfaatan alat panen antara lain menghemat waktu, biaya panen, mengurangi kehilangan hasil panen.

Dinas Lingkungan Hidup Lembata Tutup Lokasi Tambang Ilegal

Berdasarkan kajian, terjadi penghematan biaya panen sebesar 50 persen bila menggunakan alat ini.

"Kalau panen secara manual, proses yang dilalui cukup panjang. Mulai dari panen, mengangkut hasil dari pematang, setelah itu dirontok terakhir memasukannya dalam karung. Kalau dengan alat mesin panen ini maka 4 tahapan sekali jalan," ujarnya.

"Kalau waktu panen semakin singkat, waktu bero atau penanaman istirahat tanah semakin pendek maka diharapkan proses penanaman semakin dipercepat dengan demikian indeks pertanaman dapat dinaikan dari dua kali menjadi 3 kali setahun. Atau minimal dalan 1 tahun 2 kali tanam," katanya.

Dikatakan luas sawah Kabupaten Ende seluas 8.342 Ha terdiri dari sawah irigasi 6.329 Ha dan sawah Tadah Hujan 2.013 Ha.

Sedangkan untuk Kecamatan Wewaria, total lahan sawah seluas 1.366. Ha terdiri dari sawah irigasi 1.176 Ha dan sawah tadah hujan 190 Ha. Dengan produktifitas kurang lebih 6,9 ton Ha maka produksi beras Kabupaten Ende untuk musim tanam I sebanyak 57.600 ton GKP atau setara 34.535 ton beras. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved