Ustadz Yusuf Mansur Dituding Angkuh dan Halalkan Riba, Gara-Gara Dukung Jokowi?
Ustadz Yusuf Mansur Dituding Angkuh dan Halalkan Riba, Gara-Gara Dukung Jokowi?
Penulis: Bebet I Hidayat | Editor: Bebet I Hidayat
POS-KUPANG.COM - Ustadz Yusuf Mansur Dituding Angkuh dan Halalkan Riba, Gara-Gara Dukung Jokowi?
Ustadz Yusuf Mansur banyak mendapat nyinyiran setelah mengunggah postingan tentang Capres Jokowi di akun Instagramnya.
Bahkan, sejumlah Netizen juga mengungkit-ungkit kesalahan Ustadz Yusuf Mansur di masa lalu.
Bukannya 'ngeles', Ustadz Yusuf Mansur justru mengcapture 'nyinyiran' Netizen tersebut, lalu mengunggahnya dalam akun Instagramnya.
Dengan gayanya bahasa yang "slankean" Ustadz Yusuf Mansur menjawab nyinyiran Netizen yang mengungkit-ungkit masa lalu dia.
Diawali dari nyinyiran Netizen yang menuding Ustadz Yusuf Mansur mengalami degradasi ilmu agama. Bahkan, Netizen tersebut mengkatagorikan sebagai orang yang dilaknat.
Bukannya marah, Ustadz Yusuf Mansur justru mengunggah nyinyiran Netizen tersebut di akun Instagramnya @yusufmansurnew.
Dalam foto unggahan tersebut, Ustadz Yusuf Mansur membalas komentar nyinyir itu dengan meminta untuk membuktikan bagian mana yang membuatnya menghalalkan riba.
Pada kolom caption, Ustadz Yusuf Mansur menjelaskan tentang bisnis yang dilakoninya, Paytren.
• Jelang 22 Mei, Ustadz Yusuf Mansur Ingatkan Tokoh Ini, Suka Sebar Hoax dan Berita Bohong
• Ustadz Yusuf Mansur Unggah Pesan Habib Ali al Jufri, Jangan Mudah Terprovokasi Orang Bersurban Putih
Maaf saya upload, hehehe. Sbb jgn2 ini pendapat kebanyakan orang, sbb saya dg izin Allah, menjalankan Paytren.
.
.
Paytren sdh memenuhi semua unsur syariah yg ditetapkan oleh DSN MUI. Bhw ada yg tetep beda pendapat, ya kami menghargai. Tp bukan berarti kami menghalalkan riba. Demikian.
Tak hanya itu, Ustadz Yusuf Mansur juga mengunggah komentar Netizen yang mengungkit-ungkit masa lalu Ustadz Yusuf Mansur.
Pada salah satu unggahannya, Netizen mengunggah link Youtube yang berisikan ceramah Ustadz Yusuf Mansur yang mengkritik tentang utang.
Ustadz Yusuf Mansur bukan sekedar menjawab apa yang ditudingkan padanya, tetapi Ustadz Yusuf Mansur juga membongkar 'kekeliruannya' di masa lalu.
Itulah gunanya saya trs belajar... Spy pengetahuan jg berkembang. Dan saya ya hrs kapok. Baru tau dikit, dulu, udah nyerang. Akhirnya, malu.
.
.
Ada dua lagi yg saya catat. Dulu saat ada info bhw Pak Anies, yg wkt itu Menteri, ada info mau ngapus doa di pagi hari. Wuah. Wkt itu, saya lsg naek tensi. Lsg nyerang. Lsg ngegas, sampe pol. Tapi apa yg trjadi? Saya salah. Saya dibel Pak Anies saat itu. Yg hebatnya, tetap kalem. Asli saya malu. Beliau menjelaskan banyak hal dg menelpon saya lsg. Yg intinya, ga mungkin banget doa mau diapus.
.
.
Dan satu lagi soal saya mengkritisi Pak Nusron. Duh. Asli malu. Kayak yg hebat aja saya ini.
.
.
Krn itu, saya mencoba banyak liat, banyak denger. Sblm kemudian bcr. Dan banyak jg akhirnya ga bcr2. Sbb merasa blm kelar ngeliatnya, blm kelar dengernya. Informasi yg seliweran, msh minor. Bahkan salah. Yg akhirnya, saya milih diam. Sbb bcr, bukan menyelesaikan masalah. Melainkan nambah masalah.
.
.
Dan akhirnya, relatif lbh milih doa dan mendoakan. Area yg aman. Minta bimbingan Allah selalu. Sambil minta Allah jugalah yang beresin segala sesuatunya.
.
.
Mhn maaf ya. Ya segini emang saya. Cetek. Ga dalem. Sempit. Beloman luas. Makanya masih jadi UBARU. Belom ULAMA. Mhn doa.
Tak berhenti di sini, Ustadz Yusuf Mansur juga mengunggah komentar seseorang yang merasa sakit hati terhadap Ustadz Yusuf Mansur.
Orang tersebut dengan gamblang mengatakan, bahwa Ustadz Yusuf Mansur seorang yang angkuh.
Kepada semua panitia acara ceramah saya, dari 1999 sd 2019, jika pernah didapati saya melukai perasaan, mengecewakan, membuat kesel, membuat sedih, panitia.... Dengan adanya komen dari Sdr Haji Dani ini, saya minta maaf banget2. .
.
Semoga tidak ada kesombongan dan keangkuhan saya lg. Selama2nya. Ga ada kata2 yang menyakiti. Tindakan yang menyakiti. Selama2nya. Dg doanya panjenengan sedoyo. Dg doa Pian Sabarataan.
.
.
Maaf saya apload, jaga2 ada yg serupa. Saya bnr2 minta maaf. Bisa jadi sebab kelelahan, 1hr bisa 3-4 acara. Emosi, pikiran, jiwa, ga stabil, hehehe. Jiwa muda juga saat itu dulu ada belagunya. Ada sewotnya. Ceramahnya "tinggi", kayak kasus video soal utang negara yg sok tau.
.
.
Semoga semua panitia, mau memaafkan saya. Mksh banyak. Berkah Ramadhan. Saya bs baca komen ini. Jazaakumullaah ahsanal jazaaa.
Mendapat jawaban Ustadz Yusuf Mansur, Netizen ber-id @dani_al_farisi juga meminta maaf telah mengungkit masa lalu.
Saya juga minta maaf pada jenengan.. karena saya terpaksa menyampaikan ini, tad.. kemarin saya ngobrol sama teman - teman yang hadir dan selaku panitia..
mereka masih merekam peristiwa tersebut dan serasa ada rasa tidak terima di hati mereka.. saya hanya berharap semua bisa lepas dan saling memaafkan.. monggo jika panjenengan ada waktu senggang, mampir ke masjid Universitas Diponegoro...
Insya Alloh, ini bisa menjadi penghibur bagi kami atau generasi setelah kami...
Afwan, ustad jika saya mengungkit masa lalu.
Saya minta maaf sebesar2nya jika ini menjadi jenengan terluka, saya menganggap jenengan adalah ulama dan saya sangat takut jika melukai ulama.. sekali lagi maafkan saya, ustad..
Ustadz Yusuf Mansur pun menimpali
@dani_al_farisi asyek. Subhaanallaah. Saya ga marah. Seneng banget. Oke. Saya ke Undip ya. InsyaaAllah.
Didoakan Netizen Agar Dicabut Nyawanya
Didoakan Netizen Agar Dicabut Nyawanya, Begini Tanggapan Ustadz Yusuf Mansur Adem Banget
Ustadz Yusuf Mansur mulai mengunggah sejumlah kabar hoax dan nyinyiran yang ditujukan padanya dan sejumlah ulama serta lembaga.
Ustadz Yusuf Mansur mengunggah satu-per satu dari persoalan hoax hingga nyinyiran yang dialamatkan padanya tersebut dalam akun Instagramnya @yusufmansurnew.
Jawaban langsung Ustadz Yusuf Mansur atas nyinyiran yang ditujukan tersebut diunggahnya dalam akun Instagramnya tersebut.
Reaksi tak biasa dari Ustadz Yusuf Mansur ini berawal dari kabar Ustadz Arifin Ilham meninggal dunia yang beredar di media sosial.
Kabar Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia beredar pada Senin (20/5/2019) pagi melalui media sosial dan pesan berantai.
Kabar ini juga diterima oleh Ustadz Yusuf Mansur.
Namun, Ustadz Yusuf Mansur membantah kabar mengenai sahabatnya itu.
Ustadz Yusuf Mansur juga menerima banyak pertanyaan terkait kabar tersebut.
Dalam unggahan di akun Instagramnya ini, Ustadz Yusuf Mansur membantah kabar hoax itu.
Bismillaah... KH. Muhammad Arifin Ilham, sehat wal afiat. Juga seluruh alim ulama, imam2, ustadz ustadzah, dai daiyah, muballigh muballighah, dkm2 masjid dan mushalla, guru2 ngaji... pimpinan2 madrasah, pesantren, kampus2 Islam... Dan masyarakat luas...
Demikian bantahan Ustadz Yusuf Mansur atas hoax tersebut.
Tak berselang lama, ada Netizen yang mengunggah komentar nyinyir yang langsung ditanggapi oleh Ustadz Yusuf Mansur.
Ustadz Yusuf Mansur pun mengunggah komentar nyinyir tersebut. Selain itu, juga menuliskan sebuah nasehat kepada Netizen tersebut.
Ga boleh kita minta mati, minta ancur, minta ga selamet, minta binasa, minta sakit, minta miskin, minta susah... Buat diri kita. Apalagi buat orang lain. .
Scr orang males ibadah, disuruh tetap minta surga yg tertinggi. Jgn doa minta agar bs di emperan surga. Doa yg serius, apabila serius, minta surga yg tertinggi, akhirnya, bisa jd menjadi asbab hidayah. Lalu berubahnya kemalasan menjadi ketekunan ibadah krn Allah. Dan akhirnya dpt motivasi dan suasana doa itu sendiri.
Pada bagian lain, Ustadz Yusuf Mansur mengunggah sebuah video tentang Presiden Jokowi yang dikupas tuntas di Majalan Milenial Arab Saudi.
Pada unggahan ini, Ustadz Yusuf Mansur menuliskan caption:
Bismillaah... Masuk Ka'bah... Masuk Makam Rasul... Dan ini skrg dimuat di Majalah Saudi. .
Teriring doa kita semua u/ Presiden Republik Indonesia, dengan semua insan di pemerintahannya, dan seluruh masyarakat Indonesia.
Ustadz Yusuf Mansur juga mengomentari tentang tuduhan kecurangan yang dialamatkan kepada kubu Jokowi-KH Maruf Amin.
Thd segala tuduhan kecurangan dll., kita ada mekanisme hukum dan ada Allah. Kita kembalikan kepada Allah. Semoga Allah bikin Indonesia, tetap damai, terjaga persatuan dan kesatuan, selamat, sejahtera, adil makmur, dan pembangunan bnr2 makin masif di seluruh bidang di seluruh daerah. Termasuk pembangunan sumber daya manusia.
Ustadz Yusuf Mansur juga berharap, jikalau ada aksi ke Bawaslu dan KPU Jelang 22 Mei ini, dia berharap berlangsung damai dan tertib.
Salam hormat, buat seluruh kwn yg bergerak ke Bawaslu dan KPU. InsyaaAllah aman2 saja, baik2 saja, damai, tertib, jd ibadah, amal saleh, dan doa2. Semua kembali kepada Allah. Saya doakan pada sehat, dan bisa kembali ke kediaman masing2, dlm keadaan sehat jasmani rohani, sehat walafiat, dan tidak kurang sesuatu apapun.
Saya pribadi, banyak2 baca shalawat asyghil, sd tgl 22 malam. Dan tidak menganggap yg hadir adalah musuh. Allah Yang Maha Menjaga, biar menjaga semua. Scr kita semua adalah bersaudara. .
Teriring jg doa u/ semua polisi dan tentara, dan sesiapa yg ikut menjaga. Agar dikaruniai kesabaran, kebaikan, kebijakan, kebijaksanaan, kemampuan, kekuatan, yang super. Dlm mitigasi resiko dan pelaksanaan penjagaan yang beradah dan manusiawi. Sungguh, hanya Allah sajalah yang sanggup berdiri di tengah dengan sangat bijak, dan menjadikan semuanya baik dan baik2 saja. Bahkan jadi lebih baik. Aaamiin.
Kolom komen ini terbuka... Maka isilah dg doa2 dan kepositifan. Buat semua yang mau memancing dan emang mancing, jangan terpengaruh. Yg keluar sbg reply, harus hanya doa2 dan kepositifan.
Jgn lupa u/ semua... Zikir pagi zikir sore. Untuk tolak bala secara keseluruhan, dan kesalamatan. Plus shalawat trs saja, diperbanyak.
InsyaaAllah juga cuaca dikasih adem. Kasian jika panas dan terik. Aaamiin.
Sejumlah komentar bermunculan dari Netizen. Baik yang mendukung maupun yang menghujat Ustadz Yusuf Mansur.
Termasuk pula ada satu Netizen yang menanyakan tentang pemakaian uang haji untuk infrastruktur. Mendapatkan hal ini,Ustadz Yusuf Mansur pun menyatakan kabar tersebut sebagai hoax.
Ustadz Yusuf Mansur mengunggah komentar Netizen tersebut dalam akun Instagramnya. Ustadz Yusuf Mansur juga mengatakan, dirinya tahu siapa tokoh yang melontarkan hoax tersebut.
Bahkan, Ustadz Yusuf Mansur menyatakan sempat menjadi penengah saat tokoh yang menyebarkan kabar hoax tersebut meminta maaf agar tak dilaporkan ke polisi.
Namun Ustadz Yusuf Mansur tak menjelaskan secara rinci siapa tokoh yang suka menyebarkan hoax dan kabar bohong tersebut.
Meskipun dirinya menjadi mediasi atas permintaan maaf tokoh yang suka menyebarkan hoax dan kabar bohong tersebut, namunUstadz Yusuf Mansur melihat tokoh tersebut tak berubah sikapnya.
Tokoh ini, lanjut Ustadz Yusuf Mansur juga menyebarkan hoax dan berita bohong terkait pelarangan adzan oleh Kemenag.
Berikut kutipan komentar Ustadz Yusuf Mansur yang ditulisnya:
Tokoh yang bersangkutan, meminta maaf, agar tidak dilaporkan ke polisi. Dan tidak dilaporkan. Dan sungguh saya melihat, tetap tidak berubah.
Saya tidak menyebut nama. Semoga Allah maafkan kita semua. Dan segera bertaubat dari membuat keresahan hebat di kalangan jamaah haji dan masyarakat luas.
Sebagaimana soal azan, yg beritanya udah ngawur sengawur2nya.
Soal azan, wkt itu, saya lsg ke menag dan ke kementrian agama. Investigasi kecil scr lsg, dan tidak ada pelarangan azan.
Yaaa Allah. Bikinlah kami bisa bertaubat, dan bertambah ilmu dan persaudaraan kami.
( POS-KUPANG.COM/bebet )