GMPS dan Seniman Muda Ketuk Nurani Warga Pasar Ruteng-NTT

Sebanyak seniman muda di Kota Ruteng, Manggarai dengan peralatan melukisnya guna menunjukkan kebolehan di bidang lukis di tujuh tangga teras pasar Inp

GMPS dan Seniman Muda Ketuk Nurani Warga Pasar Ruteng-NTT
dokumen GMPS
MELUKIS-Para seniman di Kota Ruteng sedang melukis di tangga Pasar Inpres Ruteng saat peringatan Harkonas 2019 di Manggarai. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG-Sebanyak seniman muda di Kota Ruteng, Manggarai dengan peralatan melukisnya guna menunjukkan kebolehan di bidang lukis di tujuh tangga teras pasar Inpres Ruteng-Manggarai, Jumat (17/5/2019) dan Sabtu (18/5/2019).

Para pelukis beradu imajiner bukan di atas kertas gambar di dalam ruangan kelas tapi melukis di antara para penjual ikan, para penjual beras dan para pedagang lainnya.

Mereka menorehkan warna-warni cat sebagai warna-warni kehidupan pasar. Yang mana pasar adalah tempat bertemunya relasi-relasi ekonomi dalam transaksi ekonomi makro.

Hari Senin, 20 Mei 2019 Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Rotiklot, Belu-NTT

Selain itu, di pasar ada sirkulasi barang, uang dan dan relasi sosial lainnya. Maka, tidak heran kalau aktivitas menggambar (mural) agar penghuni pasar bisa sadar tentang pentingnya  kebersihan dan keindahan lingkungan.

Para pelukis yang dihadir guna melukis di Pasar Ruteng diinisiasi Gerakan Masyarakat Peduli Sampah (GMPS) Kota Ruteng dalam peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) Tahun 2019 di Manggarai.

Gasak Permata Hitam Persipura Jayapura, Ini Koemnatar Pelatih Persib Bandung Robert Albert:

Ketua GMPS, Otwin Wisang kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Minggu (19/5/2019) pagi,menjelaskan, pihaknya ingin ke depan dan seterusnya Pasar Ruteng harus bersih dan indah juga menjadi arena anak-anak boleh bermain sesuka hatinya. Dengan itu, anak-anak pun bisa dihantar untuk mencintai lingkungan termasuk fasilitas umum pasar.

Ini Komentar Striker Rene Mihelic usai Persib Bandung Hancurkan Persipura Jayapura Skor 3-0

“Intinya, kami ingin supaya masyarakat bisa menjaga pasar. Pasar yang ramah dengan anak. Pasar yang mencerminkan kehidupan,” ujar Otwin.

Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H bersama Wakil Bupati Manggarai, Drs. Victor Madur saat menghadir kegiatan melukis di Pasar Ruteng pun sempat menorehkan cat yang merupakan simbol dukungan moril pada anak-anak.

Bupati Kamelus mengapresiasi kegiatan anak-anak ini memberikan pesan peradaban. Mereka menjadi duta-duta keindahan dan duta-duta kebersihan bagi lingkungan sekitar.

Awali Liga 1 Musim 2019 dengn Minor, Ini Ungkapan Hati Pelatih Persipura Kalah 2-3 dari Persib

“Kita mau membangun kesadaran mulai dari anak kecil ini. Kita mengedukasi mereka untuk menjadi duta, minimal menyadarkan orang lain di sekitar mereka,” kata Bupati Kamelus.

Bupati Kamelus pun berharap keindahan juga ada di pasar. Dengan ada karya seni orang akan enggan melakukan perbuatan yang merusak atau membuat kotor.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved