Menjelanga Ramadhan, Satgas Pangan Polda NTT Akan Lakukan Operasi Pasar Murah di NTT

Satgas Pangan lanjutnya, berinisiatif untuk melakukan operasi pasar dengan koordinasi bersama pemerintah daerah dan para pihak untuk menyediakan bahan

Menjelanga Ramadhan, Satgas Pangan Polda NTT Akan Lakukan Operasi Pasar Murah di NTT
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Ketua Satgas Pangan Polda NTT Kombes Pol Hery Tri Maryadi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda NTT menjadwalkan akan melakukan operasi pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Satgas Pangan Polda NTT Kombes Pol Hery Tri Maryadi mengungkapkan, operasi pasar murah (OPM) yang dilaksanakan oleh Satgas pangan selain untuk membantu masyarakat juga dilaksanakan untuk mengantisipasi kenaikan harga pasar menjelang bulan suci Ramadahan tahun 2019.

“Untuk persiapan menjelang puasa tentunya Satgas Pangan mengantisipasi kenaikan harga ini. Satrgas Pangan merespon dengan bersinergi dengan bebrapa instansi seperti Bulog, rekanan distributor dan sebagainya mebuat pasar murah dalam rangka pengendalian harga yang sudah mulai naik, khususnya bawang putih, bawang merah dan bahan pokok lainnya,” ungkapnya kepada POS-KUPANG.COM di kantornya.

Liga Indonesia- Inilah Daftar 7 Pemain Persib Bandung dengan Nilai Transfer Termahal

Satgas Pangan lanjutnya, berinisiatif untuk melakukan operasi pasar dengan koordinasi bersama pemerintah daerah dan para pihak untuk menyediakan bahan pokok dengan harga murah bagi masyarakat.

“Kita berinisiatif dengan pemerintahan setempat baik dengan Dinas Perdagangan maupun Bulog mencoba untuk bisa mnedapatakn harga yang relatif murah. Terbukti kita bisa mendapatkan harga bawang putih dan bawang merah yang murah,” katanya.

Tiga Srikandi NTT ke Senayan, Ratu Wula : Politik Tidak Memandang Jenis Kelamin

Ia menjelasakan, perbandingan harga antara pasar murah dan harga pasar normal bisa mencapai margin sebesar Rp 20ribu.

Selain dari segi presentif dengan melakukan pasar murah, secara represif Satgas pangan juga akan melakukan penindakan kepada para tengkulak yang memainkan harga pasar untuk barang kebutuhan pokok.

“Represif kita akan meakukan penindakan kepada tengkulak yang memainkan harga , kita buat sprint untuk ccek lapangan, kondisi ini bermuara di mana, apakah penjual, tengkulak yang mensupai atau dimana, kita lihat disitu. Jika ada yang memanikan harga maka kita minta pertanggungjawaban mereka,” katanya.

Selain di tingkatan Polda NTT, pasar murah juga akan dilaksanakan di wiayah dalam koordinasi dengan pemerintah daerah.

“Operasi pasar murah, proyeksi nanti kita memulai dari Polda, nanti saya akan membuat telegram ke wilayah agar membuat hal serua dengan kordinasi dengan instansi terkait untuk menyeimbangkan harga dan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan saat bulan puasa dan lebaran. Kita akan dibuat di seluruh NTT,” jelasnya.

Senada, ketika dikonfirmasi saat pemantauan Pasar Tradisional bersama staf ahli Menteri Perdagangan Dody Eddward, Ketua Tim Pasar Murah Satgas Pangan Polda NTT AKBP Joshua Tampubolon mengungkapkan timnya akan melakukan operasi pasar murah. Selain itu, tim Satgas Pangan juga akan merespon permintaan Kementerian Perdagangan untuk melalukan operasi harga di lapangan. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved