Jumat, 1 Mei 2026

Berita Pendidikan

Siswa Smater Maumere Dapat Beasiswa Belajar Bahasa Jerman di Goethe Institut

Dua siswa Smater Maumere, Kabupaten Sikka lolos seleksi beasiswa Program PASCH Bahasa Jerman dari Goethe Institut Jerman.

Tayang:
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Apolonia Matilde
dokumentasi Smater
Siswa Smater Maumere Belajar Bahasa Jerman ke Goethe Institut 

Laporan Repoter POS-KUPANG.COM, Eugenisu Moa

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Katolik Frateran (Smater) Maumere, Kabupaten Sikka lolos seleksi beasiswa Program PASCH Bahasa Jerman dari Goethe Institut Jerman.

Keduanya akan mengikuti Beasiswa Somer Jurgendkurs selama satu bulan di Jerman.

Kedua siswa tersebut adalah Eulogius Ekandry Doa (siswa kelas X Bahasa) dan Felicity Rosa Virginia Padu (siswa kelas X Mipa).

Ini Nama-nama Anggota DPRD TTU Periode 2019-2024 Berdasarkan Daerah Pemilihan

Program beasiswa tersebut adalah kerja sama SMAKatolik Frateran Maumere dengan Goethe Institut Jerman, Kementrian Luar Negri Jerman. Kedua lembaga sepakat melakukan kerja sama sejak bulan Desember 2018.

Ketua Yayasan Mardiwiyata Malang, Frater M Polikarpus, BHK, menghubungi Pos Kupang, Selasa (7/5/2019).

Mantan Ketua SMA Katolik Frateran Maumere tersebut, mengatakan, Elogius Ekandry akan ditempatkan di Duderstadt-Jerman, dan Felicity Rosa Virginia Padu ditempatkan di Dresden-Jerman.

Tenun Ikat Dari Nira Boutique & Collection Bisa Membuat Kamu Tampil Keren dan Trendi

Para siswa, katanya, akan berangkat ke Jerman pada awal bulan Juli 2019, dan berharap kedua peserta didik memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan ke Jerman.

Dia menantang dan memotivasi peserta didik lainnya di Smater Maumere untuk mengikuti jejak kedua rekan mereka.

Ustadz Yusuf Mansur Ucapkan Simpati Terhadap Ustadz yang Terjerat Hukum, Jangan Bandingkan!

"Program PASCH-sekolah mitra menuju masa depan ini sangat istimewa. Banyak hal postif yang bisa didapatkan. Selain guru, juga anak-anak setiap tahun mendapatkan beasiswa belajar bahasa Jerman di Jerman selama satu bulan.

Juga masih banyak program lain, seperti penambahan sarana dan prasarana pembelajaran, media, sains film festival, kemping dan seminar internasional," kata Frater Polikarpus yang juga perintis program tersebut.

Bergaya ala Jimin BTS di MV Dope, ARMY Cilik Curi Perhatian di Konser BTS, Rela Lakukan ini Lho!

Smater menjadi sekolah pertama milik Yayasan Mardiwiyata dari 28 SMA di Indonesia yang terlibat dalam program tersebut.

Tahun depan, kata Frater Polikarpus, program beasiswa tersebut akan diberikan juga ke sekolah lain, yakni SMAK Frateran Nunukan, Kalimantan Utara. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved