Sinopsis Film

Sinopsis Game of Thrones: Kematian Mengejutkan, Inces dan Enam Alasan Lain di Balik Rekor Rating

Game of Thrones, seri fantasi TV berdasarkan buku George R. R. Martin, mencetak rekor terkait jumlah penonton dalam season terakhir.

Editor: Agustinus Sape
Twitter/Game of Thrones
Game Of Thrones Season 8 Tayang Hari Ini, Begini Cara Nonton di HBO 

Bagi mereka yang gagal menerka jalan cerita berikutnya, seri ini justru membuat orang semakin ketagihan.

Penulis George R.R. Martin belum menyelesaikan buku terakhirnya 'The winds of winter', dan produser film terpaksa menggantinya di seri TV ini.
Penulis George R.R. Martin belum menyelesaikan buku terakhirnya 'The winds of winter', dan produser film terpaksa menggantinya di seri TV ini. (GETTY IMAGES via BBC.com)

3)Penulisan naskah

Penulisan naskah dan ditambah dengan gambaran visual yang luar biasa dengan karakter yang membuat orang penasaran membuat banyak yang memuji karya David Benioff dan Dan Weiss.

Seri TV ini diadaptasi dari seri buku George R. R. Martin, a Song of Ice and Fire, dengan latar belakang dunia fantasi dengan raksasa dan ular naga.

Tetapi skrip ini berhasil menarik penonton yang sebelumnya tak tertarik dengan genre film fantasi, karena begitu intens drama politik dan hubungan interpersonal.

Karakter Daenerys Targaryen digambarkan sebagai pahlawan, namun apakah itu akan berubah?
Karakter Daenerys Targaryen digambarkan sebagai pahlawan, namun apakah itu akan berubah? (GETTY IMAGES via BBC.com)

4) Karakter dalam seri TV

Di luar kemampuan bagus, perkembangan karakter dalam seri ini adalah alasan mengapa penonton tetap menanti.

Dalam GOT, penonton tak akan pernah tahu apakah yang akan menang adalah pahlawannya atau penjahatnya.

Biasanya GOT menampilkan pandangan yang bertolak belakang. Setiap karakter, sebaik apapun, adalah penjahat di mata pihak lain.

Konsep moralitas menjadi subjektif dengan pahlawan bisa menjadi orang yang antipahlawan dan begitu juga sebaliknya.

Perjalanan dan perjuangan karakter multidimensi inilah yang membuat penonton semakin terpaku.

Nasib Winterfell tergantung di tangan Arya Stark (dimaikan oleh Maisie Williams, kiri) dalam season terakhir.
Nasib Winterfell tergantung di tangan Arya Stark (dimaikan oleh Maisie Williams, kiri) dalam season terakhir. (GETTY IMAGES via BBC.com)

5) Adegan telanjang, perempuan galak dan feminisme

Walaupun sejumlah orang pada awalnya mengeluh tentang film yang pada mulanya banyak menampilkan adegan telanjang, perkosaan dan kekerasan terhadap perempuan, banyak pihak yang menganggap seri TV ini sebagai film feminis.

Karakter perempuan yang selamat sampai season terakhir adalah: Daenerys sebagai "ibu dari ular naga", Sansa berubah menjadi pengatur siasat, Arya menjadi pembunuh mematikan dan tentu saja Cersei, sebagai musuh utama.

Karakter-karakter perempuan ini menghadapi trauma berat dengan cara masing-masing tetapi mereka juga punya cara tersendiri untuk dapat bertahan.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved