GMIT Benyamin Oebufu Gelar Pawai Etnik Lintas Agama dan Konser Musik Rohani

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi mengapresiasi Pawai Etnik Lintas Agama di Kota Kupang tersebut.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Suasana Pawai Etnik Lintas Agama di Kota Kupang, Minggu (21/4/2019). 

GMIT Benyamin Oebufu Gelar Pawai Etnik Lintas Agama dan Konser Musik Rohani

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Panitia Paskah Gereja Masehi Injli Timor Benyamin Oebufu Kota Kupang menggelar Pawai Etnik Lintas Agama dan Konser Musik Rohani di Bundaran PU Kota Kupang, Minggu (21/4/2019).

Dua kegiatan akbar tersebut diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Raya Paskah 2019, sehingga diselenggarakan bertepatan dengan Hari Raya Paskah.

Pawai Etnik Lintas Agama menghadirkan ribuan massa yang pesertamya berasal dari 16 Rayon di GMIT Benyamin. Ribuan peserta Pawai tampil mengenakan pakaian adat seturut asal daerah mereka. Ada pula warga yang mengenakan pakaian adat daerah lain.

Siswanto, salah seorang warga yang hadir menyaksikan Pawai tersebut mengaku sangat senang dengan kegian pawai Etnik Lintas Agama ini.

Menurutnya, kegiatan ini sangat positif sebab bisa meningkatkan semangat persaudaraan dan toleransi.

"Saya sudah 25 tahun tinggal di Kota Kupang, jujur saya sangat betah hidup di sini, karena walaupun majemuk, berasal dari berbagai daerah dan agama tetapi tetap rukun dan toleran," ungkap pria asal Pulau Jawa ini.

Sembari menyanyi dan menari mereka menyusuri ruas jalan Bundaran PU Kota Kupang, lalu kembali berkumpul di Bundaran PU untuk melanjutkan acara, yaitu konser musik rohani.

Pawai tersebut menyita perhatian warga Kota Kupang. Warga berbondong-bondong datang menyaksikan Pawai tersebut sembari memotret, video dan livecebook.

Sebelum konser dimulai Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dan Ketua Sinode GMIT, Mery Kolimon diajak massa untuk menari Ja'i bersama untuk menutup rangkaian Pawai sekaligus membuka Konser Musik Rohani.

Pendeta Mery dalam sambutunnnya mengatakan bahwa Paskah tahun menjadi momen untuk kembali merajut persahabatan dan persaudaraan.

"Beberapa hari lalu kita baru saja Pemilu serentak 2019. Sampai saat ini masih riuh, orang-orang ribut di dunia nyata dan di medsos. Jadi marilah kita kembali merajut kasih satu sama lain," ungkapnya.

Usai menyampaikan sambutan, Pendeta Mery meminta semua peserta, undangan dan penonton yang hadir mengheningkan cipta untuk korban bom di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019) pagi.

Ia menegaskan, peristiwa di Sri Lanka memberi pelajaran bahwa masyarakat Indonesia, NTT, harus bergandengan tangan menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jaringan Pengaruhi Entry Data ke Website di KPU NTT

PT. Angkasa Pura Bandara El Tari Kupang Bagi-bagi Souvenir Untuk Penumpang Wanita

Rayakan Paskah, Pemuda Imanuel Kesetnana Gelar Drama Penyaliban Yesus

INTIP ZODIAK HARI INI! Ramalan Zodiak Cinta, Senin 22 April 2019, Libra Sangat Populer

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved