9 Kecamatan di Ende Rawan DBD

berdasarkan kasus atau kejadian yang pernah terjadi yang mana banyak korban penyakit DBD berasal dari 9 kecamatan itu.

9 Kecamatan di Ende Rawan DBD
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Ahmad Gulung 

9 Kecamatan Di Ende Rawan DBD

POS-KUPANG.COM|ENDE---9 Kecamatan di Kabupaten Ende dikategorikan sebagai daerah rawan penyakit deman berdarah dangue (DBD) masing-masing Kecamatan Ende dan Nangapanda juga Maurole serta Lio Timur dan Wewaria serta empat kecamatan di Kota Ende yakni Kecamatan Ende Selatan dan Ende Utara juga Ende Tengah dan Ende Timur.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Ahmad Gulung mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Senin (22/4/2019) di Ende.

Ahmad mengatakan bahwa 9 kecamatan tersebut dikategorikan sebagai daerah rawan penyakit DBD dikarenakan berdasarkan kasus atau kejadian yang pernah terjadi yang mana banyak korban penyakit DBD berasal dari 9 kecamatan itu.

Ini Loh Daftar Top Skor Liga Inggris, Aubameyang Samai Aguero-Salah

Kalah Banding dengan PT Maspion, Pemkot Surabaya Akan Mengambil Langkah Hukum

Delapan Pemuda Asal Belu Dicekal di Bandara El Tari Kupang

“Iya dikategorikan sebagai daerah rawan karena selama ini rata-rata yang menjadi korban penyakit DBD berasal dari 9 kecamatan tersebut sehingga 9 kecamatan masuk dalam kategori rawan penyakit DBD,”kata Ahmad.

Ahmad mengatakan bahwa sesuai hasil identifikasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ende 9 kecamatan masuk dalam daerah terpapar penyakit DBD dikarenakan 9 kecamatan tersebut banyak terdapat kolam-kolam air yang memungkinkan berkembangnya nyamuk penyebar penyakit DBD.

Selain itu 9 kecamatan tersebut termasuk dalam daerah padat penduduk sehingga perkembangan nyamuk penyebar penyakit DBD legih cepat terutama kecamatan didalam wilayah Kota Ende,ujar Ahmad.

Hal lain adalah 9 kecamatan yang ada rata-rata berada di pesisir pantai yang masuk dalam wilayah tropis sehingga menyebabkan nyamuk penyebar penyakit DBD cepat berkembang.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved