Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad Tolak 3 Mobil Mewah, Honda CRV, Toyota Fortuner, Innova, Hadiah dari Siapa?
Akun instagram Ustadz Abdul Somad (UAS), @ustadzabdulsomad memposting sebuah testimoni tentang penolakan UAS saat diberi mobil.
Ustadz Abdul Somad Tolak 3 Mobil Mewah, Honda CRV, Toyota Fortuner, Innova, Hadiah dari Siapa?
POS-KUPANG.COM - Akun instagram Ustadz Abdul Somad (UAS), @ustadzabdulsomad memposting sebuah testimoni tentang penolakan UAS saat diberi mobil.
Testimoni itu berjudul 'TESTIMONI ATAS PENOLAKAN HADIAH 1 UNIT MOBIL KIJANG INOVA OLEH USTAD ABDUL SOMAD LC.MA'
Penulis testimoni itu adalah H.Endar Muda.
Dibawahnya ia menuliskan Jamaah Lintas Masjid di Pekanbaru, Ketua Masjid Hijratussabirin Pekanbaru, dan Ketua MUI Tenayan Raya Pekanbaru.
• Ustaz Abdul Somad! Ini Profil, Riwayat Pendidikan, Silsilah Keluarga, hinggga Kontroversi
• Profil Ustadz Abdul Somad! Silsilah Keluarga, Ternyata Moyangnya Pernah Belajar di Mekkah
Ini isi lengkap testimoni tersebut :
Kejadian ini terjadi sekitar bulan Mei 2013, pada minggu pagi ba'da tausiah subuh di masjid Agung Provinsi RIAU
dengan tergesa-gesa saya mengejar UAS dari belakang sebuah mobil opel blazer BM 1588 AT yang baru dibeli oleh UAS, berhenti didepan gereja jalan hangtuah Pekanbaru.
"Ustad Abdul Somad saya dan kawan-kawan beserta jamaah telah mengumpulkan uang untuk membeli 1 (satu) unit mobil kijang innova yang baru, hari ini atas nama kawan-kawan dan para jamaah, saya ingin menyerahkan mobil tersebut kepada ustad, untuk bisa ustad pakai dalam berdakwah, semoga dengan senang hati ustad dapat menerimanya".
Lalu secara santu ustad Abdul Somad menjawab :
• Ustadz Abdul Somad Ajari Prabowo Dzikir dengan Tasbih, UAS Temui Ulama Ini Sebelum Beri Dukungan
• Prabowo Usap Air Mata dengar Permintaan Ustadz Abdul Somad Jika Dirinya Jadi Presiden
"Pak Endar....rasanya saya tidak pantas untuk menerima mobil tersebut, jika pak Endar dan teman-teman serta para jamaah ingin ber infaq, silahkan berikan kepada orang yang lebih membutuhkan".
Dengan rasa sedih dan hampir meneteskan air mata saya merasa bangga dan kagum dengan kepribadian UAS, meski sedikit merasa kecewa.
Dari dulu hingga hari ini UAS pun tidak pernah memberikan tarif apabila dia di undang untuk menyampaikan tausiah, itulah yang kami rasakan di Pekanbaru Kota bertuah ini.
Dan saya berdoa semoga UAS tetap istiqomah dalam berdakwah.
Inilah kejadian nyata yang saya alami ketika itu, semoga Allah SWT melindungi UAS kapan dan di manapun ia berada, Amin ya Rabbal Alamin.