Mus Mulyadi Meninggal, Ini Kenangan Mus Mujiono Bersama Sang Kakak
Tak hanya bermusik, Mus Mulyadi dan Mus Mujiono pernah menampilkan kesenian drama tradisional atau ludruk di Amerika.
Penulis: Agustinus Sape | Editor: Agustinus Sape
POS-KUPANG.COM - Mus Mujiono dan kakaknya, Mus Mulyadi, pernah berada di puncak kariernya.
Di zamannya, mereka pernah menjadi kiblat bagi dunia hiburan.
Aksi panggung mereka pun panen pujian bagi pecinta musik di eranya.
Tak hanya bermusik, Mus Mulyadi dan Mus Mujiono pernah menampilkan kesenian drama tradisional atau ludruk di Amerika.
Mus Mujiono tak pernah melupakan pencapaian tersebut bersama kakaknya.
"Jadi hotel paling mewah yang namanya Hotel Beverly Hills di Amerika itu adalah tempat kita main buat panggung ludruk untuk menghibur princess itulah kenangan yang tak bisa terlupakan," kata Mus Mujiono, saat ditemui Grid.ID di Rumah Duka Dharmais, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019).
Saat itu mereka berdua menyajikan semua kesenian dari Indonesia di Jepang, Brunei, dan berakhir di Amerika.
Mus Mujino seraya tersenyum saat mengenang momen yang terjadi pada tahun 1992 hingga 1993 itu.
"Kita ber 15 orang artis semua, penyanyi pemain band musik, diajak keliling sama Princess Brunei, dan di situ kita bikin sandiwara kaya ludruk gitu," pungkasnya.
Kini Mus Mulyadi telah berpulang.
Mus Mujiono cukup terpukul setelah ditinggal kakaknya, Mus Mulyadi, untuk selamanya.
Mus Mujiono tak bisa berkata apa-apa setelah berdiri di sisi jenazah kakaknya.
Mus Mujiono hanya berdiri sembari memandang wajah pucat kakaknya di dalam peti.
Bibir Mus Mujiono bergetar karena menahan tangis ketika memandang tubuh kakaknya sudah kaku di sana.
Namun, ada sebuah kebahagiaan di hatinya. Sebuah memori yang tiba-tiba terlintas di pikirannya tentang masa-masa lucu mereka berdua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mus-mujiono-memandangi-jenazah-kakaknya-mus-mulyadi.jpg)